40 Anak Kaltim Ikuti Kaderisasi Ulama di UDG 

by admin / 06 Feb 2017 / Lihat Video Disini
#

Keterangan Gambar : Gubernur  Kaltim H Awang Faroek Ishak menerima laporan kegiatan kadarisasi ulama angkatan X dari Wakil Rektor I Universitas Darussalam Gontor Dr Hamid Fahmy Zarkasih.(syaiful/humasprov) 

 

Gubernur: Amalkan Ilmu Sebagai Pembimbing Ummat

SAMARINDA - Gubernur  Kaltim H Awang Faroek Ishak memberi apresiasi terhadap 40 anak Kaltim yang berhasil mengikuti pendidikan kaderisasi ulama selama enam bulan, di Universitas Darussalam Gontor

Dia mengharapkan sekembalinya ke daerah masing-masing, dapat mengamalkan dan menularkan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat,  karena seluruh kabupaten dan kota di Kaltim masih kekurangan  tenaga ulama  atau da'i, sebagai pembimbing umat.

"Kembalinya para keder ulama ke daerah bisa memberikan pemahaman kepada generasi muda terkait dengan pemikiran dan peradaban Islam, seiring dengan terus berkembangnya arus dan teknologi informasi sekarang ini," kata Awang Faroek Ishak, saat beraudiensi dengan jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim dan  jajaran  Universitas Darussalam Gontor, Senin (6/2).

Bahkan dalam kesempatan tersebut gubernur berjanji akan mengalokasi anggaran melaui Beasiswa Kaltim Cemerlang, agar pada kader ulama ini  bisa terus melanjukan  kaderisasi calon Ulama Islam.

Gubernur meminta kepada MUI Kaltim untuk  terus melakukan rekrutmen dan mengirim kembali calon kaderisasi ulama, bukan saja dalam waktu enam bulan, tetapi untuk jangka menengah, yakni minimal enam tahun, sehingga pemahaman dan wawasan serta ilmu agama yang diperoleh semakin berkualitas.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Darussalam Gontor sekaligus pembina program kaderisasi ulama  Dr Hamid Fahmy Zarkasih mengatakan 40 pserta yang telah mengikuti pendidikan tersebut sudah memiliki kemampuan sebagai calon kader ulama  menjadi kader ulama, yang tadinya belum memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing, kini sudah beberapa orang  lancar. Sehingga ini menjadi harapan ke depan dalam upaya pemenuhan kader ulama di Kaltim bisa terpenuhi.

Sedangkan Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has menjelaskan, dari jumlah kaderisasi yang sudah mengikuti pendidikan dalam program ini belum memenuhi kebutuhan untuk Kaltim.

Selain program ini, Kaltim juga mengirim 7 orang untuk belajar ke Yaman dan  Mesir. serta 11 orang belajar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda.

"Ke depan Insyah Allah, kita akan kembali merekrut calon kaderisasi ulama untuk mengikuti pendidikan di Universitas Darussalam Gontor, maupun universitas lain," kata Hamri Has. (mar/sul/es/humasprov)