Musyawarah Kerja Wilayah ke-2 NU

by admin / 29 Jan 2017 / Lihat Video Disini
#

Keterangan Gambar : Gubernur Awang Faroek Ishak saat membuka Muskerwil ke-2 NU Kaltim.(ist)

 

Gubernur : NU Berperan Majukan Dunia Pendidikan

BALIKPAPAN -  Nahdlatul Ulama (NU) telah ikut berperan dalam menyelenggarakan pendidikan dari tingkat dasar di madrasah hingga perguruan tinggi yang perlu terus ditingkatkan keberadaan dan kualitas pendidikannya.

Pengakuan itu disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) ke-2 Nahdlatul Ulama (NU) Kaltim di Pondok Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan, Sabtu (28/1).

Menurut dia, NU sebagai organisasi kegamaan Islam terbesar di Tanah Air sudah membuktikan jati dirinya sebagai organisasi yang solid, tangguh dan dipercaya masyarakat.

“Pemprov memberi apresiasi yang tinggi pada NU yang selama ini telah berpartisipasi dan berperan memajukan dunia pendidikan dan kehidupan masyarakat,” katanya.

Di Kaltim, NU telah menyelenggarakan pendidikan di madrasah, Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA), pesantren hingga perguruan tinggi.

Awang mengakui Pemprov tidak membeda-bedakan perhatian pada semua pihak yang melaksanakan pengelolaan pendidikan. Semua mendapat hak yang sama dalam pemberian bantuan dan pembinaan.

Selain itu, di tengah situasi meningkatnya masalah sosial dan penyakit masyarakat (peredaran dan penggunaan narkoba, komersialisasi seks, minuman keras). Termasuk dekadensi moral di kalangan generasi muda dan melemahnya rasa nasionalisme serta penurunan pengamalan nilai-nilai budaya dan ajaran agama.

Bahkan munculnya aliran-aliran sesat hingga tindakan yang bernuansa suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Maka organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti NU dituntut ikut eksis dan memberikan kontribusi nyata terhadap pemecahan masalah. Selain, turut berpartisipasi pada pembangunan,” harap Awang Faroek Ishak.

Muskerwil diikuti pengurus NU kabupaten dan kota se-Kaltim. Tampak hadir Ketua PWNU Kaltim KH Muhammad Arsyad dan Rektor UNU Kaltim H Farid Wadjdy serta Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi. (yans/sul/ri/humasprov)