Kalimantan Timur
Wagub Hadiri Pemandangan Umum DPRD Kaltim


SAMARINDA - Sembilan fraksi di DPRD Kaltim menyampaikan pemandangan umum terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltim dan Raperda tentang pelaksanaan APBD Kaltim 2015 pada Kamis (9/9) saat Rapat Paripurna ke-14 DPRD Kaltim di Gedung DPRD Kaltim.

Dalam penyampaian pemandangan umum ini, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang diwakili oleh Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisyal mendengarkan dengan seksama setiap masukan dan saran yang disampaikan setiap fraksi di DPRD Kaltim. Adapun fraksi yang menyampaikan pemandangan umum tersebut masing-masing yakni Fraksi Golkar, Demokrat, Gerindra, PDIP, Hanura, PKB, PKS, PAN dan Fraksi PPP-Nasdem.

Pemandangan umum yang disampaikan oleh setiap fraksi menyoroti terkait kinerja Gubernur Kaltim dalam hal keuangan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, wilayah perbatasan, pertanian dalam arti luas dan juga menyoroti kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kaltim.

Ketua Fraksi Partai PDI Perjuangan Very Diana Wang dalam penyampaiannya mengatakan bahwa fraksi PDIP mendukung program-program pembangunan yang pro rakyat dari gubernur kaltim untuk memajukan kaltim. program kerja yang pro rakyat diharapkan dapat terealisasi secara khusus seperti kerjasama yang dilakukan dengan pemerintah rusia untuk membangun jaringan kereta api di kaltim, pembangunan daya energi yang sampai saat kaltim masih krisis listrik, pembanbunan sdm melalui beasiswa yang terus ditingkatkan jumlahnya.

"Masih banyak daerah pedalaman dan perbatasan yang belum terkoneksi dari sisi infrastruktur jalan menuju oerkotaan. regulasi dari jokowi agar eretab api uga dapat diperhunakan untu pengakutan penumpang sehingga masyarakat pedalaman dan perbatasan tidak terlalu jauh haraknya jika menuju ke kota. program-program tersebut harus membumi dan bukan mimpi belaka. Gubernur harus berani mengambil tindakan tegas kepda skpd yang tidak seirama kinerjanya dan hanya menyampaikan laporan agar bapak senang," katanya.

Fraksi PKB yang dibacakan oleh Jahidin salah satunya menyampaikan terkait Misi kelima kaltim maju 2018 yakni mewujudkan kualitas lingkungan yang baik dan sehat serta berperspektif perubahan iklim. dalam upayanya telah dilaksanakan dengan Rehabilitasi Hutan dan Lahan,Perlindungan dan konservasi sumber daya hutan, moratorium penerbitan izin tambang dan lahan gambut.

"Beralihnya dari pertambangan ke perkebunan dalam meningkatkan kualitas hidup yang baik dan sehat serta berspekstig perubahan iklim, fraksi pkb beranggapan ini merupakan awal yang baik untuk meningkatkan serta mempertahankan kualitas hidup. akan etapi semuanya harus melihat semua aspek untuk mencapainya. rehabilitasi hutan dan lahan harus senantiasa dilakukan secara serius oleh pemda, perlindungan dan konservasi sumber daya hutan harus berkerjasama dengan pemkab dan pemko agars emuanya terjaga.

Sementara itu, fraksi ppp-nasdem yang disampaikan oleh Saefuddin Zuhri mengatakan bahwa fraksi PPP-Nasdem sependapat dengan berbagai solusi yang ditempuh oleh gubernur kaltim untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi seperti untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan dengan pelayanan kesehatan yang melibatkan dokter spesialis  dan pembangunan rumah sakit pratama.

"Terkait dengan prioritas peningkatan kualitas layanan kesehatan, Fraksi PPP-Nasdem sependapat dengan solusi yang ditempuh untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Namun, Fraksi PPP-Nasdem mempertanyakan sejauhmana progres pelaksanaan solusi itu," katanya.

Pemerintah Provisi Kaltim akan memberikan jawaban kembali pada Rapat Paripurna selanjutnya agar Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim memiliki kesamaan persepsi dan menerima LKPj Gubernur. (rus/humasprov)

Berita Terkait