Kalimantan Timur
15 Sekolah Kaltim Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional

15 Sekolah Kaltim Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional

 

SAMARINDA- Sebanyak 15 sekolah di Kaltim berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Nasional yang akan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Jakarta, 22 Desember 2014.

Penghargaan diserahkan dalam acara Pemberian Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2014 dan Sarasehan Sekolah Adiwiyata 2014 di Auditorium Manggala Wanabakti Jakarta. Kegiatan tersebut selain dihadiri Menteri LH dan Kehutanan juga dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan.

Adapun sekolah yang berhasil meraih penghargaan tersebut, antara lain terbagi menjadi 4 sekolah dari Kota Balikpapan yakni SDN 004 Balikpapan Barat, SDN 009 Balikpapan Barat, SDN 008 Balikpapan Selatan, SMPN 18 Balikpapan. Selanjutnya 3 sekolah dari Kota Samarinda yakni SMPN 12 Samarinda, SMP Aminah Syukur Samarinda dan SMAN 11 Samarinda.

Selain itu, 3 sekolah dari Kota Bontang SDN 008 Bontang Utara, SD 1 YPK Bontang Barat dan SMPN 5 Bontang. selanjutnya 3 sekolah dari Kabupaten Paser yakni SDN 020 Tanah Grogot, SMPN 1 Batu Sopang, SMKN 1 Tanah Grogot dan 1 sekolah dari Kabupaten Kutai Timur yaitu SDN 004 Sangatta Utara, serta 1 Sekolah dari Penajam Paser Utara yakni SMPN 1 PPU.

“Kami sangat bangga karena makin banyak sekolah yang peduli lingkungan. Karena itu, kami berharap kesadaran terhadap lingkungan hidup dapat dilaksanakan sejak dini di lingkungan sekolah dasar,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim Riza Indra Riadi, Minggu (21/12).

Pemprov Kaltim terus berupaya memberikan motivasi kepada sekolah-sekolah yang berhasil meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Contohnya, memberikan dana pembinaan untuk pengelolaan lingkungan hidup di sekolah. Diharapkan dengan dana tersebut sekolah bisa membeli bibit tanaman atau untuk pemeliharaan tanaman, bahkan untuk membuat tempat sampah.

Sementara, untuk Program Adiwiyata Mandiri di Kaltim sejak 2010 hingga sekarang telah menunjukkan perkembangan menggembirakan dengan prestasi yang telah dicapai 12 sekolah, antara lain yang tersebar di Kota Balikpapan yaitu SDN 01, SDN 03, SD Kemala Bhayangkari, SMPN 1, SMPN 3  dan SMAN 1, Kota Samarinda SMPN 10, Kabupaten Kutai Timur SDN 06 Sangkulirang, SD 1 YPPSB, SD 2 YPPSB, SD 3 YPPBS, SMP YPPSB. Sedangkan 2013 ada 25 Sekolah Adiwiyata Nasional yang tersebar di kab/kota se-Kaltim.

Menurut dia, program Adiwiyata bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah peduli dan berbudaya lingkungan diimplementasikan dalam kebijakan sekolah dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Pelaksanaan kurikulum melalui pembelajaran yang telah mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dalam mata pelajaran, melakukan kemitraan dengan pihak lain dalam pelaksanaan kegiatan lingkungan dan menyediakan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan sebagai media pembelajaran bagi siswa dalam menumbuhkan peduli dan budaya lingkungan sejak dini untuk meningkatkan peran sekolah dalam mendukung  pembangunan berkelanjutan.

“Saat ini sekolah yang telah mengikuti program sekolah Adiwiyata di Kaltim sebanyak 259 sekolah tersebar di 9 kabupaten/kota,” jelasnya.

Untuk 2015 kegiatan sekolah Adiwiyata akan lebih dikembangkan melalui kegiatan Forum Dialog Adiwiyata yang setiap tahun diadakan di Kaltim. Tujuan dari forum dialog ini adalah untuk mensosialisasikan  pelaksanaan program sekolah Adiwiyata 2015 hingga menjalin komunikasi antar Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Kaltim. (jay/sul/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faoroek Ishak menanam pohon di lingkungan sekolah di Samarinda. (dok/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait