Kalimantan Timur
Awang Faroek: Pers Sahabat Saya

 Coffee Morning Bersama Pimpinan Redaksi di Kaltim

 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan, jurnalis atau wartawan bukanlah musuh pemerintah. Wartawan adalah mitra pemerintah yang bertugas menyampaikan berbagai informasi pembangunan. Kontribusi pers terhadap pembangunan daerah.   

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak saat menggelar Coffee Morning bersama sejumlah Pimpinan Redaksi (Pimpred) media cetak dan elektronik,  di Guest House Lamin Etam Samarinda, Senin (24/12).   

“Pers adalah sahabat saya, bukan musuh. Saya bersyukur berkat kritik yang disampaikan, program yang saya laksanakan bersama Pak Farid Wadjdy (Wakil Gubernur Kaltim) hingga saat ini berjalan sesuai rencana. Media juga banyak membantu memberikan informasi kepada  masyarakat, sehingga lebih mengerti bahwa pembangunan yang kami lakukan selalu  diupayakan untuk menyentuh aspirasi rakyat,” kata Awang.

Awang mengakui, proses pembangunan yang sedang berjalan sangat membutuhkan dukungan pers. Pers dan pemerintah harus sejalan, sehingga pembangunan yang dilakukan terlaksana dengan baik.

Awang menambahkan, ada tiga hal penting yang terus diupayakan Pemprov Kaltim dan patut mendapat dukungan kalangan pers. Pertama adalah upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, baik yang berada di daerah pedalaman maupun di perkotaan.

Kedua, peningkatan kualitas dan perluasan pelayanan umum di berbagai bidang diantaranya pendidikan, kesehatan hingga  pelayanan untuk pembayaran pajak di daerah. Ketiga,  adalah upaya meningkatkan daya saing  ekonomi daerah yang lebih baik.  

“Apabila tiga hal ini dapat didukung rekan-rekan media, saya yakin masyarakat akan mengetahui sejauh mana upaya yang dilakukan Pemprov dalam pembangunan di daerah, baik pembangunan infrastruktur, SDM dan pertanian dalam arti luas. Saya sangat berharap dukungan media untuk ini,” ujar Awang.

Awang berharap pers tetap dapat menyampaikan kritik dalam pemberitaannya, tetapi kritik itu haruslah yang bersifat membangun. Pers juga diharapkan bekerja profesional dan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.    

Pada kesempatan itu, Awang juga minta dukungan kalangan pers, tetap menjaga Kaltim agar tetap kondusif untuk mendukung lancarnya kegiatan pembangunan serta membangun iklim investasi yang sehat.

 “Saya harap media bisa lebih objektif.  Yang benar tulislah benar  dan yang salah ya tulislah salah. Media jangan sampai ikut merusak situasi Kaltim yang saat ini sudah sangat kondusif,” tegasnya.

Sebaliknya, Awang berjanji akan turut membantu memajukan kompetensi dan profesionalisme pers di Kaltim, termasuk membantu berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan wartawan. Hal yang sangat mungkin dilakukan adalah melibatkan insan pers dalam program-program pembangunan, diantaranya dalam pengelolaan usaha pertanian dalam arti luas.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Gubernur H Farid Wadjdy, Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim H Sutarnyoto, Kepala Bappeda Kaltim H Rusmadi, Kepala BKD Kaltim HM Yadi Robyan Noor.

Selain itu,  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi H Ichwansyah, Kepala Dinas Sosial Kaltim H Bere Ali dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim S Adiyat. (jay/adv).

Foto : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak didampingi Wakil Gubernur Farid Wadjdy bersama Kepala LPP RRI Samarinda Hendro Prasetyo dan Kasi Pemberitaan TVRI Kaltim Bambang Sugito.(heru/humasprov kaltim)

Berita Terkait