Awang: Tingkat Disiplin Dalam Segala Hal

Kunjungi Posko Pencarian Korban KM Karya Indah


SAMARINDA - Gubernur Kaltin Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan disiplin itu sangat penting.  Disiplin harus menjadi budaya masyarakat Kaltim yang lebih baik lagi ke depan. Sayangnya,  justru masih banyak orang menganggap remeh aturan dan justru memilih membudayakan melanggar aturan.  
“Contoh sederhana sikap disiplin, misalnya menyeberang jalan harus ditempat yang telah ditentukan.  Tidak bisa seenaknya menyeberang. Pengendara motor juga harus mengenakan helm,” kata Gubernur Awang Faroek disela-sela meninjau Posko Tim Terpadu Pencarian Korban Kapal Motor (KM) Karya Indah yang tenggelam, akhir pekan lalu.
Menurut Awang, Menanamkan sikap disiplin sebaiknya dilakukan sejak dini sehingga latihan disiplin itu bermanfaat saat seseorang beranjak dewasa. Taat pada rambu-rambu lalu lintas di persimpangan jalan adalah contoh disiplin yang sulit dilakukan. Padahal penerapan rambu-rambu tersebut dimaksudkan untuk keselamatan pengguna.
Sedangkan pemerintah sebagai regulator bertugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya memberikan rasa aman dan nyaman dalam hal   pelayanan  transportasi.  
Dia minta musibah karamnya KM Karya Indah, hendaknya bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, sehingga  ke depan harus lebih disiplin untuk menghindari jatuhnya korban akibat kelalalian dalam penerapan aturan keselamatan transportasi.
"Jangan mengangap remeh atau membenarkan suatu hal yang salah dan melanggar aturan, karena dampaknya sangat merugikan, bahkan dapat menimbulklan korban jiwa," tegas Awang Faroek Ishak. (sar/hmsprov).
 

Berita Terkait
Government Public Relation