Kalimantan Timur
Awang Tinjau Pembangunan Jembatan Pulau Balang


 

PENAJAM – Rangkaian kunjungan kerja ke wilayah selatan, Gubernur Kaltim melakukan peninjauan ke berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur di Balikpapan, Paser dan Penajam Paser Utara (PPU).

Diantaranya, Awang Faroek Ishak meninjau pembangunan Jembatan Pulau Balang yakni proyek bentang pendek 470 meter dan bentang panjang 804 meter termasuk di kawasan Pulau Balang hampir mencapai 2 kilometer.

“Saya sudah tinjau Jembatan  Pulau Balang ternyata bentang pendek selesai dan Juni tahun depan  bisa diresmikan,” katanya di sela kunjungan kerja ke PPU, Selasa (8/11).

Menurut dia, pembangunan bentang panjang Jembatan Pulau Balang untuk sisi PPU sekitar 804 meter telah dialokasikan melalui APBN sebesar Rp1,33 triliun.

Pembangunan dengan pola multi years contract (MYC/kontrak tahun jamak) 2015-2019 sepenuhnya didukung pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kegiatan dilaksanakan tiga kontraktor (konsorsium) yakni PT Hutama Karya, PT Adhi Karya dan PT Bangun Cipta Kontraktor.

Selain itu, kegiatan pembangunan berupa pemancangan di area laut dan darat sedang dikerjakan (on progress) target 2018 sudah selesai.

“Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional 12 Kementerian PUPR menargetkan 2018 selesai sehingga 2019 sudah tampak pengerjaan bentang panjang senilai Rp1,3 triliun itu,” ungkap Awang.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim H Taufik Fauzi menjelaskan Pemprov Kaltim  telah mengerjakan akses jalan pendekat sisi Balikpapan maupun PPU.

“Kalau Balikpapan panjang penanganan jalan aksesnya sekitar 14 km dan sisi PPU mencapai  22,4 km. Target kita pembukaan badan jalan sisi Balikpapan sudah selesai namun PPU belum semua karena ketergantungan anggaran,” ujar Taufik Fauzi.

Sedangkan untuk pengerjaan kedua sisi jalan akses pendekat selama tiga tahun anggaran sudah menggunakan dana APBD provinsi totalnya sebesar Rp250 miliar.

Dia menambahkan bentang pendek sepanjang 470 meter telah rampung dengan total dana mencapai Rp470 miliar dan ditarget jembatan selesai maka jalan akses juga sudah harus selesai pengerjaan, sehingga jembatan dapat difungsikan. (yans/sul/es/humasprov)

Berita Terkait