Kalimantan Timur
Beasiswa Kaltim Cemerlang, Terbesar di Indonesia

Pelajar Kaltim dalam acara Hardiknas, mereka diberikan kesempatan menempuh pendidikan seluas-luasnya.(foto: istimewa)

SAMARINDA. Dina Putri (19 tahun) yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Unmul, merupakan salah seorang yang merasakan betapa besar manfaat beasiswa Kaltim Cemerlang. Saat itu ia bersama 39 orang lainnya dari Kaltim, menempuh pendidikan di Sekolah Bilingual Pribadi Bandung, angkatan ke XVII, kerjasama Pemprov Kaltim dengan Pasiad Bandung.

“Kami diasramakan selama 3 tahun, dari buku-buku, makan, dormitory, semua dibiayai dari beasiswa sehingga kami tinggal belajar. Alhamdulillah teman-teman satu angkatan saya telah lulus dengan prestasi membanggakan, dan  melanjutkan kuliah di perguruan tinggi bergengsi, ada di FK Unpad, FTTM ITB dan STAN Jakarta.”

Dina juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Kaltim yang memiliki  komitmen yang tinggi terhadap pendidikan. Ia dan teman-teman selalu mengucap syukur dan berdoa semoga Gubernur selalu sehat dan  program mencerdaskan anak bangsa ini terus berlanjut.


Gubernur Kaltim didampingi Kepala Dinas Pendidikan  berkomitmen dalam mencerdaskan anak bangsa.(foto : istimewa)

Dina dan teman-temanya bukanlah satu-satunya.  Ia merupakan sekian pelajar dari 205.951 orang yang telah merasakan program unggulan yang digagas Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek. Program yang digelontorkan sejak periode awal kepemimpinan pada 2009 lalu masih terus berlanjut. Penerima beasiswa bahkan sampai mahasiswa Kaltim di luar negeri.

Jeviers Antonio, salah seorang mahasiswa Kaltim yang kuliah di Saints Petersburg State University of Railways mengambil jurusan rolling stock. Pada jurusan tersebut, dia mendalami tentang perbaikan dan perawatan kereta api untuk semua jenis, baik kereta api jenis barang maupun penumpang. Ia kuliah di Rusia sejak 2014 lalu yang merupakan angkatan pertama.  

“Kami pasti kembali untuk membangun dan mengabdi di Kaltim. Terima kasih buat Tuhan Yang Maha Esa, keluarga, dan terutama Pemprov Kaltim karena telah diberikan kesempatan dan kepercayaan. Pemberian beasiswa selama ini selalu on time, tidak pernah terlambat,” ujar dia. 

“Dana beasiswa pada tahun ini Rp 46,1 miliar. Cairnya baru 70 persen. Sisanya diperkirakan cair pada September atau Oktober mendatang,” terang Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Dayang Budiati, saat ditemui di Lamin Etam pada Jumat (22/6).

Program unggulan tersebut bukanlah tanpa hasil. Pada 2017, Dinas Pendidikan Kaltim mencatat penurunan angka buta aksara mencapai 1,19 persen. Dengan demikian, angka melek huruf di Provinsi Kalimantan Timur sebanyak 2.089.055 jiwa atau sebesar 98.81%. Tahun 2017 pada jenjang SD/MI/SDLB negeri dan swasta angka kelulusan sebesar 100% dari jumlah peserta sebanyak 66.419 orang se Kalimantan Timur dari jenjang SD/MI/SLB.


Penerima Beasiswa Kaltim Cemerlang yang telah menyelesaikan pendidikannya, kembali ke Kaltim untuk mengabdi.(foto : ismewa)


Dayang menambahkan program pemberian beasiswa ini merupakan pemberian beasiswa terbesar di seluruh Indonesia. Belum ada provinsi lain yang memberikan beasiswa sebesar Kaltim. Dampak pemberian beasiswa ini dapat membantu anak-anak memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikannya. Sehingga sumber daya manusia (SDM) di Kaltim akan meningkat dan berkualitas.

“Ada pula beasiswa untuk anak-anak miskin yang tidak bisa bersekolah jadi bisa bersekolah. Kemudian kita menyiapkan sumber daya manusia pascatambang. Tambang boleh punah tapi SDM harus meningkat kualitasnya. Karena SDM sangat penting,” ujar dia.

Dia berharap anak-anak Kaltim yang telah mendapat beasiswa harus mengabdi di Kaltim. Jangan hanya mengejar beasiswanya saja tapi harus membangun kaltim. Karena tujuan utama adalah untuk membangun Kaltim. Mengabdi tidak harus menjadi pegwai negeri sipil (PNS). Mendirikan usaha pun termasuk mengabdi.

Beasiswa tak hanya berlaku bagi siswa dan mahasiswa. Para guru yang belum sarjana pun diberikan beasiswa untuk melanjutkan S-1. Dinas Pendidikan Kaltim mencatat, jumlah tenaga pendidik (guru) di Kaltim di seluruh jenjang pendidikan dari tingkat TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga jenjang SMA/MA/SMK sebanyak 42.108 guru. (Yuv/Ni-TimHumasProv Kaltim)

Berita Terkait
Data Masih Kosong
Data Masih Kosong