Kalimantan Timur
Bendungan Marangkayu


Kondisi eksisting DI Marangkayu saat ini memiliki luas potensi lebih dari 3000 ha dengan luas tergarap ± 1300 ha. Saat ini penggarapan sawah di laksanakan dengan sistem tadah hujan dan irigasi desa, sehingga panen bisa di lakukan 1 – 2 kali dalam satu tahun. 

Sumber air baku untuk irigasi diambil dari S. Marangkayu yang memiliki luas DAS ± 243 km2. Base flow rata-rata per tahun 2,1 m3/dtk. Kondisi topografi wilayah adalah flat, merupakan daerah flood plane (daerah banjir). Kapasitas PDAM eksisting hanya 5 ltr/dtk.

Konsep rencana pengembangan D.I. Marangkayu sesuai kondisi karakteristik daerah adalah dengan merencanakan sistem jaringan irigasi teknis dimana kebutuhan air irigasinya disuplai dari bendungan yang memanfaatkan aliran sungai Marangkayu. Bendungan Marangkayu juga difungsikan untuk suplai air baku 450 liter/detik, PLTMH 135 kWh, Pengendali Banjir dan Wisata.

LOKASI

Lokasi Bendungan Marangkayu terletak di WS Karangan, Daerah Aliran Sungai (DAS) Marangkayu yang terletak di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

 

TUBUH BENDUNGAN

Tipe Bendungan  : Urugan Tanah Homogen

Elevasi Dasar Bendungan      : + 102,00 El.m

Elevasi Puncak Bendungan    : + 114,40 El.m

Tinggi bendungan  :  19,40 m  ( dr dasar galian )

Panjang Bendungan  :  803,30 m

Lebar Puncak Bendungan       :  6,0 m

Kemiringan Hulu  :  1 : 4

Kemiringan Hilir  :  1 : 4

Muka Air Normal (MAN)         :  + 110,00 El.m

Muka Air Banjir (MAB )  :  + 110.90 El.m (banjir Q1000 th)

Muka Air Mak (MAT)     :  +113,62 El.m (banjir  PMF)

Volume waduk (bruto)  : 12,37 juta/m3 (muka air normal)

Volume waduk (netto)   : 11,62 juta/m3 (muka air normal) 

 

COVERDAM

Konstruks             : Timbunan tanah biasa dipadatkan

Letak/posisi          : Bagian hulu dan hilir bendungan

Tinggi bangunan   : 3,70 meter, Elevasi + 103,70 El.m.

Panjang                : Bagian hulu  : 609 m 

Bagian hilir           : 599 m 

Lebar puncak        :  4  m

Berita Terkait
Data Masih Kosong
Data Masih Kosong
Government Public Relation