Kalimantan Timur
Bentuklah Prodi Sesuai Kebutuhan Kerja


 

SAMARINDA – Keberadaan perguruan tinggi  sangat berperan dalam pembentukan dan terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkulitas serta berdaya saing. Tidak terkecuali, lulusan perguruan tinggi (diploma/sarjana) harus sudah memiliki kompetensi dan keterampilan bahkan keahlian dalam satu bidang kerja.

Menurut Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, ketersediaan tenaga  yang terampil dan menguasai suatu bidang kerja sejalan  dengan tuntutan pasar lokal bahkan global.

Karenanya, Gubernur meminta perguruan tinggi di Kaltim hendaknya membentuk program studi (prodi) ataupun jurusan pendidikan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Sekarang dibutuhkan sarjana teknik kimia, sarjana teknik metalurgi juga lulusan teknik lainnya. Kaltim memerlukan mereka bahkan pasar kerja nasional maupun global juga memerlukan. Sebab itu, saya minta perguruan tinggi menyiapkan prodi sesuai kebutuhan pasar kerja,” katanya, baru-baru ini.

Sehingga lanjut Awang, lulusan perguruan tinggi bisa langsung diserap pasar kerja. Apalagi ujarnya, Kaltim termasuk kabupaten dan kota terus berpacu dengan waktu melaksanakan pembangunan daerah sesuai target-target yang ditetapkan.

“Tentu pembangunan ini memerlukan dukungan dan ketersediaan tenaga-tenaga terampil yang ahli di bidangnya agar tercapai percepatan pembangunan daerah,” jelasnya.

Gubernur mengakui saat ini banyak sarjana lulusan perguruan tinggi tetapi bekerja bukan pada bidang pendidikannya. Lebih ironi lagi bahkan ada yang tidak bekerja atau menganggur.

“Itulah maksud saya agar perguruan tinggi mampu meluluskan sarjana yang ahli dan diperlukan pasar kerja. Bukan menciptakan lulusan yang hanya menambah jumlah pengangguran setiap tahunnya,” ungkap Awang Faroek. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait