Kalimantan Timur
Berkualitas dan Kompeten

Harapan Wagub pada Lulusan Pendidikan di Kaltim

BALIKPAPAN - Dunia pendidikan Kaltim harus melahirkan lulusan yang berkualitas dan kompeten di bidangnya masing-masing agar mampu bersaing dalam tataran lokal maupun internasional. Hal ini selaras dengan strategi Pemprov Kaltim yang terus mengupayakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkualitas dan cemerlang.

"Kaltim dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang cukup besar dan menjadi daerah yang sangat diminati investor.  Sektor usaha seperti migas dan batu bara, pertanian dalam arti luas, industri dan pariwisata serta jasa berkembang demikian pesat, sehingga tentu akan membutuhkan jumlah tenaga kerja yang besar. Dunia pendidikan kita harus siap melahirkan tenaga-tenaga berkualitas dalam persaingan lokal maupun global," kata Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP saat meresmikan gedung baru STMIK-STIKOM Balikpapan, Sabtu (15/11).

Mukmin menambahkan, dunia pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi harus berlomba-lomba untuk dapat terus  menghasilkan lulusan yang berkualitas. Sebab jika tidak, maka hampir bisa dipastikan, sumber daya manusia Kaltim akan sulit bersaing.

Apalagi dengan pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, yang akan membuka peluang masuknya barang dan jasa secara terbuka diantara negara-negara ASEAN. Pada saat bersamaan, infiltrasi tenaga-tenaga kerja terampil dan berkualitas dari negara-negara tetangga akan sulit dibendung.

Karena itu, kehadiran kampus baru STMIK-STIKOM Balikpapan sangat diharapkan menjadi  tumpuan masyarakat Balikpapan untuk mendapatkan perguruan tinggi yang berkualitas dan mampu bersaing dengan berbagai kapasitas yang memadai.

"Saya berkeyakinan bahwa STMIK-STIKOM Balikpapan akan mampu menjadi perguruan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing tinggi hingga menjadi kebanggaan bukan hanya warga Balikpapan, tetapi juga kebanggaan Kalimantan Timur," seru Mukmin.

Sementara itu, Ketua Yayasan Airlangga HM Hasjim Mahmud menjelaskan, Yayasan Airlangga lahir pada tahun 1993. Berangkat dengan tekad kuat, niat baik dan keikhlasan, yayasan yang kini telah memiliki organisasi pada hampir semua tingkat pendidikan hingga perguruan tinggi, aktifitas awalnya dimulai hanya dengan bimbingan belajar (bimbel) bagi siswa SD, SMP dan SMU. Selain memiliki sejumlah lembaga pendidikan, Yayasan Airlangga juga eksis berkontribusi dengan lembaga latihan kerja. Lembaga pendidikan dan latihan kerja Airlangga grup, sejak beberapa tahun lalu juga telah dibuka di Samarinda.

"Semangat kami adalah niat baik dan keihklasan untuk mengangkat dunia pendidikan. Meski kami melakukannya secara mandiri, kami tidak bisa memungkiri bahwa sukses ini bisa kami wujudkan dengan dukungan banyak pihak. Kami ucapkan penghargaan setinggi-tingginya atas segala dukungan yang telah diberikan," ujar Hasjim Mahmud, didampingi Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Airlangga, Agung Sakti Pribadi dan Ketua STIKOM Balikpapan, Eddy Rachmad.

Acara yang juga dihadiri Walikota Balikpapan Rizal Efendy itu dirangkai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita tanda peresmian penggunaan gedung baru STMIK-STIKOM yang berlokasi di Kelurahan Damai, Balikpapan. (sul/hmsprov) 

Berita Terkait