Kalimantan Timur
BKPP Motivasi Petani Optimalkan Lahan Eks Penas

BKPP Motivasi Petani Optimalkan Lahan Eks Penas

 

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) memberikan motivasi bagi petani dan pendamping (penyuluh) untuk memksimalkan pemanfaatan lahan eks Pekan Nasional (Penas) Kutai Kartanegara.

Menurut Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Erwin Dharmawan mengatakan salah satu upaya mengoptimalkan lahan eks Penas 2011 lalu melalui dukungan petani setempat melakukan penanaman tanaman pangan di demplot (demonstrasi plot).

“Kegiatan hari ini (kemarin) kita sebut demonstari plot atau petak-petak percontohan khusus komoditi mentimun dan semangka,” kata Erwin Dharmawan saat mewakili Kepala BKPP Kaltim di lokasi eks lahan Penas Desa Perjiwa Tenggarng Seberang.

Dia mengakui pihaknya menginginkan agar ingin lahan eks Penas seluas 23 hektar ini dioptimalkan kembali pemanfaatan lahannya. Sejak pasca pelaksanaan Penas 2011 lalu banyak demplot yang tidak dimanfaatkan dan terbengkalai.

BKPP Kaltim dan Kukar serta Balai Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) kembali mencoba melakukan pendekatan kepada petani lokal melalui dukungan para penyuluh untuk menanami demplot-demplot yang sudah potensial dan produktif ini.

Dijelaskannya, dalam pemanfaatan demplot di lahan eks Penas itu para petani didampingi para penyuluh setempat diajak melakukan  penanaman komoditi pangan dan hortikultura (buah dan sayuran) menggunakan pupuk organik.

“Kita ingin lahan ini kembali dimanfaatkan petani sepenuhnya didampingi penyuluh. Contoh, tanaman semangkan dan mentimun yang sudah beberapa kali panen dengan produksi cukup tinggi. Berarti lahan disini sangat produktif dan potensial,” ungkap Erwin.

Sementara itu petugas penyuluh lapang pertanian Nuryana mengakui tingkat produktivitas lahan eks Penas cukup tinggi bahkan potensial untuk pengembangan berbagai komoditi tanaman pangan dan hortikultura.

“Secara keseluruhan dari 23 hektar lahan sudah termanfaatkan seluas lima hektar untuk tanaman pangan dan hortikultura sangat potensial untuk tanaman buah maupun sayuran berupa mentimun, cabe, terong serta padi,” ujar Muryana.

Pertemuan dan pelaksanaan demonstrasi plot di lahan eks Penas XIII Kutai Kartanegara lokasi III untuk komoditi Mentimun dan Semangka diikuti 100 peserta terdiri petani dan penyuluh Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang.(yans/hmsprov)

///Foto: Petani Desa Perjiwa saat menunjukkan buah Semangka hasil demplot di eks lahan Penas XIII Tenggarong Seberang.(masdiansyah/humasprov kaltim)

 

Berita Terkait