Kalimantan Timur
BPJT Tetapkan Pemenang Paket V Jalan Tol Kaltim

BPJT Tetapkan Pemenang Paket V Jalan Tol Kaltim

 

SAMARINDA - Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) menetapkan pemenang lelang pembangunan kontruksi lanjutan pembangunan jalan tol Kaltim Paket V yang menghubungkan Km13 Balikpapan-Sepinggan Balikpapan sepanjang 11,05 km senilai Rp1,5 triliun yang dibiayai dana pinjaman loan China sekitar USD 65 juta, yakni Beijing Urban Construction Group (BUCG) co.Itd.

Pengumuman tersebut disampaikan BPJT Jumat 4 September 2015 di Jakarta. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim M Taufik Fauzi didampingi Kepala Bidang Bina Marga PU Kaltim Joko Setiono mengatakan, pembangunan tersebut didukung dengan sharing APBN sekitar 10 persen atau USD 65 juta dan kini telah ditetapkan pemenang lelangnya di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah menetapkan pemenang untuk pembangunan ini. Pemenangnya perusahaan dari China, yakni Beijing Urban Construction Group (BUCG) co.Ltd dan perusahaan BUMN PT. Wijaya Karya (Persero) tbk-PT. Pembangunan Perumahan (Persero) tbk bekerja sama yang sifatnya joint operation dengan perusahaan china tersebut,” kata Taufik Fauzi ketika dikonfirmasi usai menghadiri Tembang Kenangan di RRI Samarinda, Jumat malam (4/9).

Dengan ditetapkannya pemenang tersebut, Kementerian PUPR melalui BPJT memberikan masa sanggah kepada perusahaan lain atas penetapan tersebut hingga 10 September 2015. Apabila selama masa sanggah tidak ada permasalahan, maka akan dilakukan penandatanganan kontrak.

“Penandatanganan tersebut antara Kementerian PUPR dengan satuan kerja (Satker) yang ditunjuk dengan pemenangnya,” jelasnya.

Menurut Taufik, dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, diharapkan pekerjaan pembangunan tersebut semakin baik dan tepat waktu. Bahkan, pemenang lelang tersebut sudah bisa melaksanakan pekerjaan setelah ditetapkan sebagai pemenang. Apalagi, biaya ini merupakan bantuan dari China, sehingga proses lelangnya dilakukan pemerintah pusat.

“Diperkirakan pertengahan September ini perusahaan pemenang sudah mulai bekerja. Kita berharap pembangunan ini tepat sasaran dan tepat waktu,” tegasnya.

Kepala Bidang Bina Marga PU Kaltim Joko Setiono mengatakan, proses yang sudah bergulir ini  bukti bahwa pembangunan jalan tol  sangat didukung pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Ini juga menjadi program prioritas Presiden Joko Widodo untuk pembangunan jalan tol di Indonesia sepanjang 1.000 km yang dimulai tahun ini.

“Artinya, saat ini program yang dilakukan Pemprov Kaltim sejalan dengan pemerintah pusat dan itu sangat direspon oleh pemerintah pusat. Karena itu, masyarakat Kaltim diharapkan mendukung kelancaran pembangunan tersebut, agar cepat selesai, tepat waktu, tepat biaya, tepat mutu dan tepat sasaran juga,” ujar Joko. (jay/sul/hmsprov)

//Foto: DIREALISASIKAN. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menjelaskan progress pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda pada kunjungan kerja Menteri Kominfo Rudiantara (kanan), 20 Mei lalu. (dok/humasprov kaltim).

 

 

Berita Terkait