Kalimantan Timur
BPSDM Bekerjasama PKPP2A III LAN Gelar Penerapan Kebijakan TOF CPNS

Kepala BPSDM Kaltim HM Yadi Robyan Noor dan Kepala PKP2A III LAN Samarinda Dr Mariman Darto bersama perwakilan peserta TOF. (seno/humasprov kaltim)

 

BPSDM Bekerjasama PKPP2A III LAN Gelar  Penerapan Kebijakan TOF  CPNS 

 

SAMARINDA - Pemprov Kaltim melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) terus berupaya meningkatkan  sumber daya aparatur pemerintah. Kali ini BPSDM bekerjasama dengan Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (PKP2A) III Lembaga Administrasi Negara (LAN) menggelar  pendidikan dan pelatihan training of facilitator (TOF) pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2017.

 

Kepala BPSDM Kaltim HM Yadi Robyan Noor mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan PKP2A III LAN untuk melaksanakan sertifikasi bagi tenaga pengajar (widyaiswara).

 

Melalui pembekalan dan pengetahuan serta pemantapan ini, diharapkan dapat mendukung akselerasi  widyaiswara  dan pejabat struktural Pemprov Kaltim.  Langkah BPSDM ini diharapkan juga bisa menjadi nilai tambah dalam upaya peningkatan SDM aparatur di Kaltim.     

 

"Ini merupakan proses awal sertifikasi. Pesertanya 27 orang. Diharapkan semua peserta fokus mengikuti kegiatan ini dan manfaatkan  waktu dengan sebaik-baiknya untuk mengikuti semua materi," kata Yadi Robyan Noor usai pembukaan pendidikan dan pelatihan TOF pelatihan dasar CPNS 2017 yang digelar di Aula BPSDM Kaltim, Senin (9/10).    

 

Setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan TOF ini, diharapkan para peserta bisa menjadi petugas-petugas  yang  berkarakter dan siap ditugaskan dimana saja, serta  bersikap profesional dalam mengelola tantangan dan masalah keragaman sosial kultural  dengan menggunakan perspektif  whole of goverment atau one goverment.

 

"Tenaga pelatihan harus lebih memahami informasi secara utuh dan menyeluruh terkait dengan kebijakan  penyempurnaan program dan sistem penyelenggaraan melalui pelatihan kebijakan TOF pelatihan dasar calon PNS," ujarnya.

 

Sementara itu Kepala  PKP2A III LAN Samarinda Dr Mariman Darto memberikan apresiasi kepada BPSDM Kaltim yang menyelenggarakan TOF dengan peserta seluruhnya dari Kaltim. Sebab umumnya peserta TOF berasal dari beberapa daerah di Indonesia. 

 

"BPSDM Kaltim bisa menjadi contoh baik yang harus dikembangkan, dan ini satu-satunya penyelenggaraan TOF di Indonesia yang pesertanya dari Kaltim sendiri tanpa ada peserta dari luar Kaltim," kata Mariman. (mar/sul/es/humasprov)   

 

Berita Terkait