Kalimantan Timur
Diundang Menko Perekonomian, Gubernur akan Beber Perkembangan KIPI Maloy

Suasana pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy yang akan dilaporkan ke Menko Perekonomian Darmin Nasution. (DOK/HUMASPROV)

 

SAMARINDA - Hari ini Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak akan menghadiri undangan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution terkait  pembangunan dan  perkembangan  Kawasan  Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI ) Maloy di Kabupaten Kutai Timur.

 

Pembangunan kawasan industri dengan berbagai keunggulan komoditas tertentu saat ini memang dikembangkan di banyak daerah. Kaltim sendiri memiliki keunggulan komperatif berupa minyak, gas, batubara,  hutan dan sekarang juga memiliki kebun sawit dan karet sehingga Kaltim mendapat persetujuan pembangunan kawasan industri yang mengarah ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy. "Jadi besok (hari ini, red) saya diminta melaporkan peta perkembangan pembangunan KIPI Maloy, termasuk hambatan-hambatan apa saja yang dialami  di lapangan. Oleh karena itu dilakukan  rapat dengan seluruh pemangku kepentingan  terkait untuk membahas perkembangan KIPI Maloy," kata Awang Faroek Ishak  saat membuka rapat pembahasan KIPI Maloy yang berlangsung di Ruang Tepian II Kantor Gubernur Kaltim.            

 

Gubernur berharap pertemuan dengan seluruh pemangku kepentingan  yang terkait dengan KIPI dapat memberikan masukan-masukan tentang data-data yang akurat baik dari organisasi perangkat daerah (OPD),  maupun perusahaan-perusahaan yang  masuk dalam gabungan  pengusaha kelapa sawit  Indonesia  (GAPKI), Direktur Perusda KIPI Maloy, termasuk permasalahan yang dihadapi di lapangan. "Oleh karena itu perkembangan  pembangunan KIPI Maloy akan kita paparkan nanti, termasuk pembangunan inftrastuktur pendukungnya seperti pembangunan jalan masuk ke kawasan, pembangunan air baku, air bersih, pelabuhan maupun listrik dan fasilitas sarana jaringan internetnya akan segera dilengkapi, dan semua itu akan kita laporkan ke Menko Perekonomian," papar Awang.

 

Dalam kesempatan tersebut gubernur juga mengajak seluruh kepentingan yang terkait dengan KIPI Maloy  untuk bisa ikut menghadiri pertemuan dengan Menko Perekonomian. Hal ini sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam pembangunan dan perkembangan KIPI Maloy maupun kawasan industri lainnya di Kaltim. (mar/sul/humasprov)

Berita Terkait