Kalimantan Timur
Gaya Blusukan Gubernur Kaltim Lewat Udara

Sampaikan Informasi Pembangunan Lewat  TVRI dan RRI

SAMARINDA - Pemprov Kaltim terus memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan informasi pembangunan. Termasuk   menyerap berbagai aspirasi masyarakat melalui media cetak dan elektronik, diantaranya dengan memanfaatkan kelebihan  jaringan siaran Radio Republik Indonesia (RRI)  maupun Televisi Republik Indonesia (TVRI).

"Kami melakukan blusukan tidak seperti pejabat lain, yang langsung terjun ke lapangan, karena kami melakukan blusukan lewat udara, yaitu melalui siaran TVRI maupun RRI, karena kedua media tersebut dapat menjangkau seluruh wilayah Kaltim, Kaltara bahkan ke luar luar negeri," kata Awang Faroek Ishak pada acara silaturahim dengan Wakil Jaksa Agung, D Andhi Nirwanto, di Lamin Etam, akhir pekan lalu.

Menurut Awang Faroek, blusukan lewat udara melalui RRI, sangat membantu Pemprov Kaltim untuk menyebarluaskan program-program pembangunan, selain itu  masyarakat  bisa langsung berinteraksi langsung dengan nara sumber, baik untuk menampung aspirasi maupun memberikan masukan-masukan terkait pembangunan daerah.

"Kami telah mengisntruksikan kepada seluruh  kepala SKPD dilingkup Pemprov Kaltim untuk bergantian mengisi dialog interaktif  di TVRI, setiap Hari Rabu  maupun dialog interaktif  di RRI, setiap hari Selasa,"kata Awang.

Setiap bulan Pemprov Kaltim juga menggelar dialog melalui acara “Kaltim Menyapa” di TVRI, dengan menghadirkan seluruh kepala SKPD untuk menyerap aspirasi warga dan menyampaikan perkembangan pembangunan daerah.

"Kadang masyarakat tidak mau tahu, kalau ada jalan yang rusak  itu semua  tanggung jawab gubernur, biarpun itu  kewenangan bupati dan walikota, mereka tetap menganggap bahwa perbaikan jalan adalah tugas dan kewenangan gubernur. Dengan acara di TVERI dan RRI, masyarakat lebih mengerti, terkait kewenangan dalam pembangunan daerah, baik gubernur, walikota maupun bupati," kata Awang Faroek.

Begitu juga dengan persoalan lainn, masyarakat bisa langsung melakukan tanya jawab terkait dengan program SKPD, sehingga wawasan masyarakat lebih baik dan bisa menyikapi terkait berbagai masalah yang dihadapi dalam pembangunan Kaltim.

"Kita terus berusaha  melakukan pembenahan dalam mengatasi permasalahan pembangunan, termasuk di wilayah pedalaman dan perbatasan. Nantinya tidak ada lagi blank spot soal komunikasi di Kaltim, sehingga masyarakat leluasa berkomunikasi maupun mendengarkan siaran radiao maupun TVRI," kata Awang Faroek. (mar/sul/es/hmsprov).

///FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama sejumlah pimpinan SKPD menyerap aspirasi masyarakat melalui siaran RRI.(dok/humasprov)

 

Berita Terkait