Kalimantan Timur
Gubernur : Anak Memiliki Hak Dapatkan Perhatian Orang Tua

LBS BASIC Tingkat Kaltim

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan perhatian dari orang tua. Setiap anak memiliki masa yang sangat kritis atau masa keemasan tumbuh kembang, sehingga pada masa ini diperlukan pembinaan, pemantauan dan stimulasi dengan baik dan benar agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal.

Untuk mendukung hal tersebut maka digelarlah Lomba Balita Sehat (LBS) dan Lomba Anak ASI Sehat Orangtua Cerdas (BASIC) yang dilaksanakan 20-24 Agustus 2014 di Samarinda. Dari gelaran acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh komponen bangsa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, melalui upaya pembinaan dan pengembangan kesehatan dan kesejahteraan balita yang dimulai sejak dini sehingga tercipta proses tumbuh kembang balita secara optimal.

“Pemprov Kaltim memberikan apresiasi tinggi. Sebab, anak memiliki hak mendapatkan perhatian orang tua dalam tumbuh kembang mereka, sehingga menjadi SDM yang berkualitas di masa akan datang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Rini Retno Sukesi mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak usai pembukaan LBS dan BASIC tingkat Kaltim dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2014 di Balai Kesehatan Kaltim Samarinda, Kamis (21/8).

Menurut dia, kegiatan tersebut dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi melibatkan tenaga kesehatan dan sektor terkait lainnya. 

Sedangkan pemilihan peserta LBS yang berhak mengikuti tingkat provinsi dilakukan secara desentralisasi untuk kelompok dengan umur 6 sampai 24 bulan dan 2 sampai 5 tahun. Sementara lomba BASIC hanya untuk kategori umur 11-24 bulan.

“Karena kegiatan ini terkait peran ibu dalam memberikan ASI, maka kami menilai pemberian ASI eksklusif merupakan langkah awal dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas dan sehat. Kedekatan antara ibu dan anak dapat terwujud melalui pemberian ASI ekslusif yang diawali dengan pemberian IMD (Inisiasi Menyusui Dini),” jelasnya.

Melalui Pelekatan pada pemberian ASI yang tepat, akan menciptakan anak yang berempati, peduli dengan lingkungan, penuh kasih sayang dan berbudi luhur. 1000 hari kehidupan dinilai sangat penting bagi pembentukan mental generasi bangsa di masa mendatang.

Kegiatan LBS dan BASIC ini utamanya dilaksanakan dalam rangka meningkatkan SDM dan perlindungan terhadap tumbuh-kembang anak. Karena itu, Pemprov Kaltim memiliki komitmen untuk memberikan jaminan terhadap hak-hak anak yang merupakan hak asasi manusia (HAM).

Hak-hak tersebut antara lain hak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia, sejahtera, sehat, cerdas dan ceria. (jay/sul/hmsprov)

 

/////Foto : Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Hj Rini Retno Sukesih (batik) menggendong seorang balita peserta Lomba Bayi Sehat. (fajar/humasprov) 

 

Berita Terkait
Government Public Relation