Kalimantan Timur
Gubernur Ajak Masyarakat Kaltim Beri Dukungan

Putri Muara Bengkal Wakili Kaltim di Ajang Da’i Muda Indonesia

SAMARINDA–Menjadi satu kebanggaan bagi Kaltim karena salah satu putri Kaltim, kelahiran Desa Senambah, Kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur, 27 Januari 1992, bernama Megawati, berhasil menembus audisi di Kota Makassar dan menjadi salah satu finalis pemilihan Dai Muda Indonesia, yang akan digelar selama Bulan Ramadhan 1435 Hijriah dan akan ditayangkan di salah satu tv nasional, MNC TV.

Untuk itu, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengajak seluruh masyarakat Kaltim ikut aktif mengikuti dan mengirimkan pesan elektronik, pada program televisi yang akan disiarkan langsung setiap hari selama bulan suci Ramadhan. Pemilihan Dai Muda Indonesia ini akan menggunakan sistem polling SMS (Short Message Service) dan direncanakan tayang perdana pada 29 Juni 2014 di MNC TV.

“Kita harus bangga karena Megawati menjadi satu-satunya perwakilan Da’iah asal pulau Kalimantan yang berhasil lolos ke babak final di Jakarta, bersama dengan 35 finalis lainnya se-Indonesia. Pemprov bersama kabupaten/kota dan seluruh masyarakat harus ikut memberikan dukungan,” kata Awang Faroek saat bertemu dengan Megawati, Selasa (25/6) malam.

Kepada da'i muda ini gubernur berpesan agar selama menjalani karantina dan tampil pada ajang pemilihan da’i tersebut dapat menjaga dan mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional. Terlebih ini merupakan ajang untuk berdakwah pada tingkat nasional, sehingga da’i dan da’iah yang terpilih diharapkan mampu memperkaya syiar dan dakwah Islam di Indonesia.

“Sekali lagi, karena Megawati mewakili dan membawa nama Kaltim jadi harus didukung penuh,” pesan gubernur.

Sementara itu, sang da'iah Megawati mengungkapkan, dirinya mengikuti audisi di Makassar (17-18 Mei 2014) bersama 503 peserta lainnya. Proses penjurian sangat ketat melalui sejumlah tahapan audisi, mulai dari wawancara, pemahaman agama, kemampuan bahasa, retorika, dakwah, rujukan dalil (Maraji’), serta kefasihan dalam membaca ayat dan hadits.

“Biasanya orang beranggapan dengan agama tidak bisa menjadi apa-apa, tetapi dengan adanya acara ini bisa memutarbalikkan anggapan tersebut. Yakni dengan agama dapat berbuat lebih baik,” ucapnya.

Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul) ini akan mengikuti karantina dan sudah berada di Jakarta pada Rabu (25/6). Putri dari pasangan M Badrun dan Siti Rohani ini berprofesi sebagai guru mengaji di Desa Senambah, Kutai Timur.

Selama berada di Jakarta, dia akan ditempatkan di ‘Pondok Da’I’ bersama dengan 35 perwakilan kontestan dari enam kota yakni, Makassar, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan dan Jakarta. Mereka akan diberikan pelatihan dan pembekalan bagaimana cara berdakwah yang baik, sebelum nantinya mereka tampil dalam program ‘Titian Da’I’. 36 orang tersebut akan menghadapi babak seleksi lanjutan untuk masuk ke “Mimbar Da’I”.

Dalam program Mimbar Da’I, MNCTV juga akan menggandeng para pendakwah ternama di tanah air, yakni KH Anwar Sanusi, Neno Warisman, Ustadz Cepot dan Ustadz Zacky sebagai juri.  Sedangkan sebagai mentor, yakni Lukman Sayadi, Fauzi Ihsan, Udjae. (her/sul/hmsprov)

Foto : Gubernur Awang Faroek Ishak bersama da'i muda Kaltim, Megawati yang lolos menjadi salah satu finalis Da'i Muda Indonesia. (fajar/humasprov)

 

 

Berita Terkait