Kalimantan Timur
Gubernur: Ajang Pembelajaran Kedewasaan Berdemokrasi

Jelang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014

SAMARINDA – Pesta demokrasi lima tahunan, yaitu Pemilu Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 akan dilaksanakan sekitar tiga minggu kedepan, atau tepatnya pada 9 Juli 2014.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak tidak henti-hentinya mengingatkan dan mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan ajang pemilihan pemimpin Indonesia tersebut, dengan ikut berpartisipasi dan menggunakan hak pilih.

“Pemilu merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dalam pemerintahan NKRI yang berdasarkan Pancasila sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945. Karena itu, Pemilu harus kita laksanakan secara lebih berkualitas dengan partisipasi rakyat seluas-luasnya, atas dasar prinsip demokrasi, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan beradab,” ujar Awang Faroek pekan lalu.

Menurut dia, Pilpres kali ini harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Seluruh masyarakat Kaltim harus menyalurkan aspirasi dan pilihan masing-masing. Jangan sampai ada yang menjadi golongan putih (Golput), karena pilihan terbaik akan sangat menentukan bagi kelangsungan jalannya pemerintahan dan pembangunan di masa datang.

“Kalah atau menang dalam Pemilu,  itu hal yang biasa karena Pilpres 2014 ini sekaligus merupakan pembelajaran kedewasaan kita dalam berpolitik dan berdemokrasi. Semoga dengan suksesnya Pilpres, kita nanti akan memiliki Presiden dan Wakil Presiden berkualitas sesuai keinginan atau aspirasi masyarakat. Yakni yang amanah dan mampu membawa bangsa dan negara ini pada perubahan menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera,” jelasnya.

Dengan prinsip dan pemahaman yang baik terhadap Pemilu, dapat diyakini demokrasi di Tanah Air akan dapat ditegakkan, hingga akhirnya akan tercipta masyarakat yang didambakan, yaitu masyarakat yang hidup dengan damai, yang merasakan keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan.

“Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan bersama masyarakat harus terus meningkatkan kekompakan dan kerjasama sehingga tidak mudah digoyahkan hanya karena perbedaan pandangan maupun beda pemikiran. Keberagaman harus dapat kita jadikan sebagai suatu hikmah, bukan justru menimbulkan perpecahan,” imbaunya. (her/sul/es/hmsprov).

////FOTO (1, 2) :  Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyambut kedatangan Capres Prabowo Subianto di Bandara Temindung Samarinda. Nampak pula Gubernur Awang Faroek bersama Capres Joko Widodo saat mengikuti kegiatan sepeda sehat, pada saat keduanya berkunjung ke Kaltim beberapa waktu lalu.(dok/humasprov)

 

Berita Terkait