Kalimantan Timur
Gubernur Bersyukur, Membangun dan Kerja Keras

SAMARINDA - Sembilan Januari 2016 lalu, Provinsi Kaltim genap berusia 59 tahun. Usia yang tentu saja tidak muda lagi. Satu hal yang patut disyukuri, dengan usia yang ke-59 tahun, banyak kemajuan yang secara langsung dapat dinikmati masyarakat Kaltim.

Meski demikian, jika menoleh ke Pulau Jawa, Sulawesi dan provinsi-provinsi di bagian barat Indonesia yang seusia dengan Kaltim, maka bisa dikatakan, Kaltim masih tertinggal. 

"Karena itu dalam beberapa tahun belakangan ini, Pemprov  Kaltim terus membangun, bekerja keras bersama pemerintah kabupaten/kota. Berkat dukungan semua pihak, maka Kaltim kini sudah banyak berubah, makin banyak mencapai prestasi, semakin maju dan sudah bisa dibanggakan," kata Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak pada Ssidang Paripurna Istimewa DPRD Kaltim dalam rangka memperingati  Hari Ulang Tahun ke-59 Provinsi Kaltim, Sabtu (9/1).  

Dikatakan Gubernur, pembangunan pada dasarnya tidak akan pernah berhenti, karena masalah dan tantangan ke depan akan semakin berat. Pembangunan harus terus berlanjut agar terwujud  kemajuan dan kejayaan serta kesejahteraan masyarakat Kaltim.

Momentum peringatan HUT ke-59 Provinsi Kaltim pada 9 Januari 2016, Gubernur Awang Faroek menyampaikan laporan kinerja tahun kedua Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018 dengan visi mewujudkan Kaltim sejahtera yang merata dan berkeadilan berbasis agroindustri dan energi yang ramah lingkungan.  

Visi ini didasari dengan spirit membangun masa depan ekonomi daerah Kaltim yang berbasiskan peningkatan nilai tambah sumber daya alam yang dapat diperbaharui dengan memperhatikan aspek lingkungan dan berkelanjutan.  

"Misi pertama, wewujudkan kuailtas sumber daya manusia Kaltim yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Dari 18 program prioritas, 16 program prioritas telah mencapai target, 1 program menuju target dan 1 program belum mencapai target," jelas Awang.

Misi kedua, mewujudkan daya saing ekonomi yang berkerakyatan berbasis sumber daya alam dan energi terbarukan.  Dari 59 program prioritas, 44 program prioritas telah mencapai target, 9 program menuju target dan 6 program belum mencapai target.

Misi ketiga mewujudkan infrastruktur dasar yang berkualitas bagi masyarakat secara merata. Dari 14 program prioritas, 6 program prioritas telah mencapai target, 3 program menuju target dan 5 program belum mencapai target.

Misi keempat adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan dan berorientasi pada pelayanan publik. Dari 12 program prioritas, 11 program prioritas telah mencapai target dan 1 program menuju target. 

Sedangkan misi kelima  adalah mewujudkan kualitas lingkungan yang baik dan sehat serta berpresfektif perubahan iklim. Dari 16 program prioritas, 13 program prioritas telah mencapai target, 1 program menuju target dan 2 program belum mencapai target.

"Kelima misi tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan, menciptakan dan memperluas lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan mendukung terciptanya keadaan lingkungan yang lebih baik," kata Awang Faroek.

Dikatakan, tahun 2015 merupakan tahun kedua RPJMD Kaltim 2013-2018 sebagai tahapan ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025. Hasil evaluasi sasaran pembangunan Kaltim terhadap 5 misi dan 19 sasaran yang memuat 119 program prioritas, telah tercapai 17 sasaran yang memenuhi target, 1 sasaran menuju pencapaian target  dan 1 sasaran belum mencapai target.

"Dari 119 program prioritas tersebut yang telah memenuhi target  sebanyak 90 program, yang menuju target sebanyak 15 program sedangkan yang belum memenuhi target sebanyak 14 program," kata Awang Fareok. (mar/sul/hmsprov)

Berita Terkait