Kalimantan Timur
Gubernur Dukung Program DDPI Kaltim

Gubernur Isran Noor saat menerima kunjungan Ketua Harian DDPI Kaltim Daddy Ruhiyat. (syaiful/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr Ir H Isran Noor sangat mendukung program Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Provinsi Kaltim untuk merumuskan program kebijakan daerah dalam pengendalian perubahan iklim di Kaltim.

"Kamis sangat mendukung program DDPI Kaltim. Teruslah melakukan pemantauan dan evaluasi implementasi kebijakan tentang pengendalian perubahan iklim di kabupaten/kota agar lebih bertanggungjawab," kata Isran Noor saat menerima audensi pengurus DDPI yang dipimpin Ketua Harian DDPI Kaltim Prof Daddy Ruhiyat bersama Kepala Dinas Kehutanan Kaltim H Amrullah, Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rahmad dan Karo Ekonomi H Nazrin. 

Sebelumnya, Prof Daddy Ruhiyat memaparkan program DDPI  yang telah dilaksanakan antara lain bersama dengan Tim Kementerian Lingjkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), DDPI Kaltim bersama seluruh OPD dan para mitra pembangunan menyusun dokumen emission reduction program idea note (ERPIN), dan penyusunan program pengurangan emisi (emission reduction program document). 

"Program tersebut digali dari setiap OPD Pemprov Kaltim  meliputi Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, Dinas ESDM, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemperdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan menjadi bagian rencana kerja setiap OPD. Bappeda kemudian memfasilitasi pengintegrasian rencana kerja tiap OPD ke dalam RPJMD Kaltim," papar Daddy Ruhiyat. 

Dalam rangka meingkatkan kepasitas dan kesiapan  para pihak untuk melaksanakan program carbon fund, lanjut Daddy telah dan sedang dilakukan berbagai kegiatan yang melibatkan para pihak terkait yang akan dilaksanakan hingga tahun 2019. 

"Maka dari itu, pihak Kementerian LHK akan datang ke Kaltim untuk melaporkan terkait pelaksanaan kerja sama dengan pemerintah Kaltim khususnya terkait program  Forest Carbon Partnership Facility, (FCPF-Carbon Fund) yang akan berlangsung tahun 2020-2024 yang merupakan suatu peluang bagi Kaltim untuk mengakselerasi terwujudnya Kaltim sebagai provinsi hijau," beber Daddy Ruhiyat. (mar/sul/humasporov kaltim)

Berita Terkait