Kalimantan Timur
Gubernur Minta Program ZCD Dilanjutkan

SAMARINDA - Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengharapkan agar program unggulan BAZNAS Provinsi Kaltim yaitu Zakat Community Development (ZCD) dilanjutkan. Tujuannya adalah dalam rangka mengangkat harkat komunitas muslim dhu’afa dari 4 aspek yaitu aspek ekonomi, pendidikan, agama dan kesehatan. Program ini dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah. 

"Program ZCD itu dapat diperluas cakupannya sehingga mencapai daerah-daerah pedalaman di setiap kabupaten/kota se-Kaltim," kata Awang Faroek Ishak  pada acara Kaltim Berzakat, Rabu (23/6) lalu.

Gubernur berharap potensi zakat di Kaltim tergali maksimal, karena potensi zakat merupakan kekuatan umat Islam yang sangat dahsyat untuk kehidupan kita bersama. Dengan pemahaman yang benar maka kesadaran umat untuk mengeluarkan zakat akan semakin meningkat.

Berdasarkan informasi Baznas Kaltim, potensi  zakat, infak dan shadaqah  di Indonesia sebesar Rp217 triliun, namun sekarang baru terhimpun sekitar Rp 2,6 triliun, atau 1,2 persen. Sedangkan potendi ZIS di Kaltim sebesar Rp 1 triliun.

Adapun target pengumpulan ZIS Kaltim dari hitungan target nasional di tahun 2016 ini sebesar Rp25,9 miliar. Untuk itu diharapkan agar Baznas Kaltim terus berupaya keras dan optimis mengumpulkan ZIS hingga melampui target.

"Diharapkan  pengelolaan zakat hendaknya juga semakin baik, profesional dan tepat sasaran agar kelembagaan zakat dari pusat hingga daerah mendapat kepercayaan masyarakat," ujarnya.

Gubernur  juga bersyukur karena pengelolaan zakat di Kaltim semakin membaik yang sudah dibuktikan dengan diterimanya penghargaan Zakat Award 2015 dari Baznas Pusat yang diterima oleh Baznas Provinsi Kaltim, Baznas Kota Balikpapan dan Baznas Kabupaten Berau. (mar/sul/humasprov)

Berita Terkait