Kalimantan Timur
Gubernur Sidak Pasar Segiri

Inspeksi mendadak dilakukan Gubernur Awang Faroek untuk memantau pergerakan harga barang pokok penting. Sejauh ini kenaikan harga masih dalam taraf wajar. (SYAIFUL ANWAR/HUMASPROV)

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Segiri Samarinda.  Sidak dimaksudkan agar pergerakan harga sejumlah kebutuhan  barang pokok penting (Bapokting)  bulan suci Ramadan sampai hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah tetap terpantau.

Gubernur mengatakan,  kegiatan sidak  bersama dengan dinas instansi dan lembaga  terkait  merupakan kegiatan rutin yang dilakukan menjelang hari-hari besar keagaamaan dengan tujuan untuk meninjau langsung dan menjamin stabilitas harga  kebutuhan pokok serta mengecek stok (ketersediaan) bapokting. "Kita mengharapkan kepada seluruh pedagang di Pasar Segiri Samarinda  serta seluruh pasar di Kaltim kiranya selama bulan suci Ramadan sampai Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah mendatang, harga bapokting tidak mengalami kenaikan sehingga tidak memberatkan masyarakat," kata Awang Faroek Ishak di sela inspeksi di Pasar Segiri Samarinda, Kamis (17/5).  

Gubernur  juga minta seluruh kepala daerah bersama dinas dan instansi terkait kiranya selalu  berkoordinasi dan melakukan pengawasan di lapangan terkait kenaikan harga maupun melakukan pemantauan  terhadap  stok dan pasokan bapokting di daerah masing-masing. "Kalaupun terjadi kenaikan harga, kiranya bisa cepat dicari penyebabnya apakah karena stok kurang ataupun karena terkendala pendistribusiannya. Dengan begitu bisa cepat diambil alternatif  solusi melalui dinas dan instansi terkait," pesan Awang Faroek.    

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM  Kaltim Ir Fuad Asaddin menjelaskan untuk stok kebutuhan bapokting selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri lebih dari cukup, bahkan sampai empat bulan ke depan. Ketersediannya masih aman, baik beras, minyak makan, gula, tepung termasuk untuk bumbu seperti bawang merah, bawang putih dan kebutuhan lainnya. "Bapokting  menjadi perhatian kita, bahkan harganya sudah kita patok, walaupun demikian semua bapokting  rata-rata harganya masih stabil dan terkendali. Bahkan harga bawang merah mengalami penurunan dari Rp40 ribu  menjadi  Rp30 ribu sekarang ini," kata Fuad Asaddin.  

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Dadang Sudarya. Untuk pengawasan harga, Dinas Peternakan hanya memantau dari sisi persediaan saja dengan selalu menjaga stabilitas agar stok baik daging sapi maupun daging  ayam termasuk telur ayam  tidak sampai kurang. Dengan begitu para pedagang tidak menaikkan harga pada bulan Ramadan ini. 

Sidak kemarin menemukan kenaikan beberapa bahan pokok. Namun demikian tingkat kenaikannya masih wajar. Saat sidak kemarin, Gubernur Awang Faroek didampingi Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim Ir Ichwansyah,  Pj Walikota Samarinda Ir Zairin Zain, Kadis Perindagkop Kaltim, Kadis Kalautan dan Perikanan, Kadis Pangan Tanaman Pangan, Kadis Peternakan dan Kepala Buloq Samarinda,  serta para pejabat Pemkot Samarinda. (mar/sul/humasprov)

Berita Terkait