Kalimantan Timur
Hadiri Prosesi Jelang Pemakaman Luther Kombong, Gubernur : Luther Sahabat yang Baik

Gubernur Awang Faroek Ishak berbincang akrab bersama istri almarhum Luther Kombong saat prosesi jelang pemakaman jenazah almarhum Luther Kombong. Tampak pula sesepuh Warga Tator, BS Suba. (norjaya/humasprov)

 

LOA JANAN - Ribuan pelayat penuhi lokasi Pemakaman Tongkonan Sangsorayan Km 9 Poros Samarinda-Balikpapan, jelang peristirahatan terakhir jenazah almarhum Luther Kombong, Rabu (25/4). Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak ketika menghadiri prosesi penerimaan tamu pemakaman jenazah mantan Anggota DPR RI asal Kaltim-Kaltara itu  mengatakan Luther Kombong adalah tokoh dan sahabat yang baik. Ketika masih aktif sebagai pengusaha dan politisi banyak yang telah dilakukannya untuk daerah. Contohnya dalam berjuang untuk daerah agar bisa mendapat participating interest (PI) Blok Mahakam. "Terimalah penghormatan kami. Semoga keluarga yang ditinggalkan sabar dan tabah," kata Awang Faroek Ishak.

 

Dia menambahkan, Kaltim kehilangan tokoh terbaik dan buah dari perjuangannya telah memberikan manfaat besar bagi rakyat Kaltim. Awang mengatakan Luther adalah tokoh yang patut dicontoh generasi muda. Terutama masyarakat dari Tanah Toraja (Tator).  Sebab dia adalah sosok pekerja keras dan semua didedikasikan untuk rakyat. "Mari kita doakan bersama semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," ucap Awang.  

 

Pemakaman dilaksanakan 28 April 2018. Luther Kombong Wafat di Usia 66 tahun pada 9 Juni 2017 di Singapura. Almarhum lahir di Rantepao, Sulawesi Selatan, 27 September 1950. Almarhum meninggalkan seorang istri, Hariyanti dan tiga anak, yakni Ronald Lutfiyanto, Novi Lutfiyanti dan Ruffano serta dua cucu. Prosesi penerimaan tamu jelang peristirahatan terakhir di Pemakaman Tongkonan Sangsorayan dilaksanakan sejak 24-28 April 2018. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait