Hari Ini, Polling Penamaan Bandara Diputuskan


 

SAMARINDA - Tim panitia pemberian nama Bandara Sungai Seiring Samarinda yang terdiri dari Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Biro Kerjasama, Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim, akademisi, tokoh masyarakat, budayawan, PWI dan dari asosiasi-asosiasi media  akan melakukan rapat untuk memutuskan nama bandara berdasarkan hasil polling dari website kaltimprov.go.id  yang sudah dilakukan sejak 1 sampai 31 Agustus 2016.

Kepala Bagian Kehumasan, Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim H Imanudin mengatakan, hari ini tim akan melakukan rapat terkait hasil polling yang sudah dilakukan sejak 1 sampai 31 Agustus 2016. 

"Besok (hari ini, red) akan kita putuskan hasil polling dari empat nominator yang sudah kita umumkan sebelumnya. Nama mana yang lebih unggul, setelah itu akan dilaporkan kepada gubernur Kaltim, kemudian  akan diinformasikan ke media untuk dapat diketahui bahwa sudah ada nama yang dipilih untuk penamaan bandara di Sungai Seiring Samarinda," kata Imanudin, Rabu (31/8).   

Diharapkan hasil polling ini adalah pilihan terbaik masyarakat, sehingga tidak ada pro kontra terkait penamaan bandara ini di kemudian hari. 

"Apresiasi kami sampaikan kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam polling ini," tambah Imanudin.

Dia menambahkan, sedangkan untuk nama yang belum terpilih masih ada kesempatan  untuk pemberian nama lain misalnya nama untuk Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Panajam Paser Utara, kemudian penamaan jalan tol dan nama-nama lainnya," ujarnya. 

Seperti diketahui sebelumnya,  tim panitia melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap nama-nama yang diusulkan.  Nama-nama yang diterima diantaranya merupakan nama-nama tokoh yang berjasa bagi Provinsi Kaltim. Bandara baru ini akan  menggantikan Bandara Temindung yang sudah tidak layak untuk operasional penerbangan. Empat nama terakhir yang masuk dalam polling adalah  Aji Pangeran Afloes, Haji Muhmmad Kadrie Oening, Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto dan HM Ardans. (mar/sul/es/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation