Kalimantan Timur
Hari Pendidikan Nasional 2016

SAMARINDA - Momentum Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. Karena itu, Pemprov Kaltim bertekad terus meningkatkan kualitas SDM di daerah ini.
Apalagi, saat ini rakyat Indonesia menghadapi persaingan pasar bebas atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut kualitas SDM Kaltim untuk bersaing dengan SDM Negara Asia.
“Melalui Hari Pendidikan, Kaltim terus bertekad untuk mewujudkan kualitas SDM yang andal di semua bidang, sehingga memiliki daya saing tinggi di tingkat Asia,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak usai memimpin upacara dan memberikan amanat Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2016 di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (2/5).
Komitmen tersebut juga telah tertuang dalam rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) yang setiap tahun disusun pemerintah daerah. Selanjutnya bagaimana komitmen seluruh pemangku kepentingan turut serta mendukung peningkatan kualitas SDM di daerah.
Mewujudkan kualitas SDM bukan hanya menjadi tanggungjawab satu SKPD, tetapi semua SKPD. Artinya, bukan hanya Dinas Pendidikan yang memiliki kewajiban membangun kualitas SDM.
“Saya yakin kita mampu membangun itu semua. SDM kita harus mampu bersaing. Karena daya saing itu sangat penting dalam mengukur kemampuan kualitas SDM yang kita miliki. Apalagi, Kaltim telah menjalankan sejumlah program, mulai alokasi anggaran 20 persen, wajib belajar 12 tahun, Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) hingga peningkatan kompetensi guru,” jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Dayang Budiati mengatakan peringatan Hari Pendidikan tahun ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pelajar maupun mahasiswa untuk terus belajar dan belajar guna mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih tinggi.
“Sesuai dengan tema yang diangkat tahun ini oleh pemerintah pusat, yaitu terangkan pelita raihlah cita-cita. Maka, diharapkan anak-anak dituntut untuk tidak pernah putus menuntut ilmu,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga meminta agar orang tua terus membimbing anak mereka agar terus belajar dengan baik, sehingga menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan Negara serta orang tua dan daerah.
Imbauan ini disampaikan karena persaingan SDM di masa akan datang semakin tinggi, sehingga diperlukan kualitas yang andal dari masing-masing bidang. Karena itu, baik pelajar maupun mahasiswa terus dituntut untuk meningkatkan kualitas pengetahuan, agar mampu bersaing di tingkat internasional khususnya di Asia.
“Kami yakin anak-anak Kaltim dapat bersaing dengan bangsa lain, asalkan mau terus belajar,” yakin Dayang.  
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada guru dan kepala sekolah berprestasi, termasuk Camat dan Kepala Puskesmas sebagai tim Pembina Sekolah Sehat. Penghargaan Camat dan Kepala Puskesmas tersebut diterima masing-masing kepada Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail, Sekda Balikpapan Sayid MN Fadli dan Walikota Bontang Neni Moerniaeni diserahkan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. (jay/sul/es/humasprov

 

Berita Terkait
BPPD Kaltim Siap Kerjasama
BPPD Kaltim Siap Kerjasama

02 Desember 2015 Jam 00:00:00
Pendidikan

Sekolah Adiwiyata Mandiri 2016
Sekolah Adiwiyata Mandiri 2016

01 September 2016 Jam 00:00:00
Pendidikan

Kaltim Beri Kesempatan Belajar ke Rusia
Kaltim Beri Kesempatan Belajar ke Rusia

18 November 2013 Jam 00:00:00
Pendidikan