Kalimantan Timur
Hore, Samarinda Resmi Punya Taksi Online

Pj Sekprov Kaltim Hj Meiliana menempelkan stiker taksi online yang resmi dioperasikan. (M. Norjaya/humasprov)

 

Hore, Samarinda Resmi Punya Taksi Online

 

SAMARINDA - Pj Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana resmi melaunching pengoperasian Angkutan Sewa Khusus Taksi Online ditandai dengan pemasangan stiker secara simbolis kepada 10 unit angkutan taksi online. Launching dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gajah Mada Samarinda, Kamis (5/4).

 

Meiliana meminta agar setelah diresmikan pengoperasian tersebut, para driver angkutan dapat memberikan pelayanan yang baik dan nyaman kepada penumpang, serta tertib saat berlalu lintas. "Artinya, dengan memanfaatkan jasa taksi online, diharapkan keselamatan penumpang akan lebih diutamakan. Masyarakat akan merasa lebih nyaman dan selalu menggunakan jasa taksi online," kata Meiliana didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kaltim, Salman Lumoindong.

 

Meiliana menambahkan, di era modern saat ini keberadaan taksi online di daerah-daerah perkotaan sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Ketersediaan layanan fasilitas semacam ini juga akan menambah daya tarik wisatawan dan investor untuk datang ke Kaltim.   

 

Di sisi lain, kehadiran taksi online akan menjadi berkah bagi pengemudi taksi online, sehingga pendapatan mereka juga semakin bertambah. "Semoga dengan peresmian ini akan meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama pengemudi taksi online. Karena, memanfaatkan jasa ini sangatlah mudah, dengan cara menggunakan aplikasi dari telepon android sudah bisa dengan cepat menerima jasa online," jelasnya.

 

Kadishub Kaltim Salman Lumoindong mengatakan secara simbolis ada 10 unit kendaraan yang diresmikan pengoperasiannya. Sedangkan kuota yang disiapkan 200 unit kuota yang disediakan untuk angkutan sewa khusus taksi online, khususnya di Samarinda. Sedangkan di Balikpapan kuota 150 unit.  

 

"Di Kaltim, sementara baru di Samarinda dan Balikpapan yang aktif aplikasi aplikatornya. Sesuai arahan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ditargetkan ada 1.000 unit taksi online yang nanti beroperasi," jelasnya. Dalam kesempatan tersebut hadir juga perwakilan dari Polresta Samarinda, PT Jasa Raharja dan pengusaha dari taksi online. (jay/sul/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation