Kalimantan Timur
Humas Berperan Penting Dukung Sukses Pemilukada

BALIKPAPAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kaltim Andi Sunandar  menilai peran humas sangat penting dalam mendukung sukses pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah  (Pemilukada)  di daerah ini, melalui informasi yang disampaikan kepada masyarakat. 

“Peran humas sangat penting dalam mendukung KPUD Kaltim menyosialisasikan tahapan-tahapan Pemilukada,” sebut Andi Sunandar saat menjadi Narasumber pada Rapat Kerja (Raker) Kehumasan se-Kaltim, di Balikpapan, Sabtu(15/6). 

Raker Kehumasan se-Kaltim selain dihadiri jajaran Humas kabupaten/kota, juga dihadiri Humas BUMN, BUMD dan swasta serta lurah dan sejumlah camat Balikpapan, dengan mengangkat tema “Peran Humas dalam Menyukseskan Pemilukada 2013 serta Pemilu Legislatif dan Presiden pada 2014”.

Dalam forum itu juga dibahas sinergi kegiatan kehumasan dengan  persoalan pemilihan kepala daerah. Andi  mengatakan, pemberitaan dan informasi yang disampaikan Humas diharapkan netral dan tidak berpihak pada salah satu calon yang akan maju pada Pemilukada, sehingga dapat mengimbangi informasi  atau pemberitaan melalui media yang cenderung bernada negatif. 

“Kami berharap Humas baik di provinsi  maupun kabupaten/kota turut menyosialisasikan tahapan-tahapan Pemilukada melalui media internal ataupun media lain,” katanya. 

Terutama, tahapan pemungutan suara untuk Pilgub Kaltim yang dijadwalkan pada 10 September mendatang. Sosialisasi yang baik diyakini akan berpengaruh terhadap peningkatan partisipasi  masyarakat untuk menggunakan hal pilih. 

Andi menjelaskan tahapan Pemilu Gubernur Kaltim, yang sudah diawali dengan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih, pendaftaran calon gubernur-wakil gubernur, penetapan pasangan calon, pengadaaan pencetakan, masa kampanye, pemungutan suara hingga penetapan dan pengumuman hasil pemilu.

“Saat ini, tahapan yang sudah kita laksanakan yaitu pendaftaran cagub dan wagub,” kata Andi. 

Saat ini tiga pasangan sudah mendaftar ke KPUD Kaltim yaitu pasangan Awang Faroek Ishak – Mukmin Faisjal yang didukung gabungan Parpol, yakni  Partai Golkar, PAN, Patriot, PBB, PKS, Demokrat, Hanura, PDS, PDK  dan  PKB.  Pasangan  Farid Wadjdy – Sofyan Alex didukung PDIP dan PPP  dan yang terakhir pasangan perseorangan yaitu  Imdad Hamid – Ipong Muchlisoni.  

Andi mengatakan, selain melakukan sosialisasi melalui cara-cara formal, KPUD Kaltim juga menggandeng guru-guru di sekolah melalui pemahaman tentang pemilu, selain untuk menjaring pemilih pemula  atau siswa SMA yang  pada September mendatang  akan menggunakan hak pilihnya. Kepada para pelajar yang lain, tahapan pemilu juga dikenalkan. 

“Bahkan saya melihat,  anak kelas 6 SD sudah ada pelajaran mengenai pengenalan pemilu dan demokrasi,”katanya.

Materi sosialiasi Pemilukada yang diangkat dalam Raker Kehumasan menarik antusiasme para peserta. Pada sesi diskusi dan tanya jawab,  Muhammad Rizal misalnya, Lurah Kelurahan Klandasan Balikpapan ini menanyakan  bagaimana upaya KPUD Kaltim dalam sosialisasi Pemilu, karena berdasarkan data, partisipasi  jumlah pemilih Pemilukada di Balikpapan terhitung rendah.

Sementara, Rasyid, Humas Dinas Perkebunan Kaltim pada kesempatan itu, meminta brosur dan leaflet sosialisasi Pemilukada yang akan disebarkan dinas perkebunan pada saat melakukan kegiatan karena institusinya banyak berhubungan dengan petani dan kelompok tani. (gie/hmsprov).

Foto : Ketua KPU Kaltim Andi Sunandar, Sekretaris KPU Kaltim Syarifudin Rusli dan Kabag Kehumasan Biro Humas dan Protokol Pemprov Kaltim Imanuddin pada Rapat Kerja Kehumasan di Balikpapan, Sabtu (15/6). (johan/humasprov kaltim)

Berita Terkait