Kalimantan Timur
Irianto : Sistem Penganggaran Harus Tepat

*Raker Bappeda se-Kaltim 2013


TARAKAN – Dengan pelaksanaan sistem penganggaran yang tepat, masyarakat akan  terlayani dengan baik, mengingat tujuan dari penganggaran adalah untuk pelayanan masyarakat yang sumbernya sebagian besar diperoleh dari masyarakat juga. Salah satunya berasal dari pajak sehingga masyarakat berhak mendapat pelayanan terbaik melalui APBD.


Hal itu diungkapkan Sekprov Kaltim Dr H Irianto Lambrie,pada pembukaan Rapat Kerja (Raker) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Kaltim 2013 di Tarakan, Rabu (6/2) malam.


“Dengan penganggaran yang tepat, juga akan menciptakan stimulus bagi penciptaan lapangan kerja, dan membuka peluang investasi serta kerja sama kemitraan, sekaligus dapat menciptakan pemasukan dari berbagai sumber, mengingat peran APBD juga berfungsi menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Irianto.


Raker ini, menurut Irianto, menjadi evaluasi yang sangat penting sebagai umpan balik untuk mengambil langkah-langkah koreksi atas apa yang telah kita rencanakan dan apa yang telah diimplementasikan. Selain itu, lanjut dia, melalui Raker ini juga dapat dilakukan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2014.


“2013, 2014 dan 2015 merupakan tahun politik. Maka dalam menyusun perencanaan pembangunan harus menyesuaikan, karena perencanaan pembangunan itu adalah visi dan misi dari kepala daerah terpilih, apakah itu gubernur ataupun bupati/walikota.  Dan 2014 juga sebagai tahun transisi anggaran, karena merupakan awal dari RPJMD ketiga (2014-2018), sehingga harus benar-benar diperhatikan dalam penyusunan rencana pembangunan,” jelas dia.


Hingga 2013, sambung dia, Pemprov Kaltim dibawah kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak dan Wakil Gubernur Farid Wadjdy sejak 2008, telah banyak capaian keberhasilan pembangunan di berbagai sektor. Sejumlah penghargaan telah diterima Kaltim selama empat tahun terakhir, yang juga diikuti dengan capaian indikator kinerja pembangunan yang lebih baik.


“Selain kerja keras dari Pemprov, juga atas kerjasama dengan pihak legislatif, yudikatif, TNI dan Polri, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat. Tanpa dukungan dari mereka semua, pembangunan di Kaltim tidak akan berjalan sebaik ini,” sambungnya.


Kepada perencana pembangunan, Irianto meminta untuk benar-benar mengenal wilayah atau daerah mereka masing-masing, mengingat wilayah kabupaten/kota di Kaltim yang sangat luas dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Pengenalan wilayah juga sangat penting untuk mengetahui kondisi di lapangan.


“Saya menganjurkan setiap perencana itu harus turun ke lapangan dan mengenali wilayahnya masing-masing, sehingga pembangunan yang direncanakan dan akan dilaksanakan benar-benar tepat sasaran,” pintanya.


Sementara itu, Kepala Bappeda Kaltim, Dr H Rusmadi, mengatakan Raker Bappeda se-Kaltim 2013 di Tarakan ini mengangkat tema “Membangun Sinergitas dan Harmonisasi Pembangunan yang Berkeadilan dan Berkelanjutan Melalui Disiplin Perencanaan dan Penganggaran”.


“Ini merupakan jadwal rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan merupakan langkah awal sebagai upaya untuk mewujudkan sinergi antara Pemprov dengan kabupaten/kota didalam proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah 2014. Tujuan utamanya tidak lain untuk melakukan identifikasi isu-isu strategis dan klarifikasi serta sinkronisasi program prioritas pembangunan kabupaten/kota 2014,” katanya.


Selain itu, menurut dia, Bappeda Kaltim juga ingin menyampaikan informasi lebih dini kepada Bappeda kabupaten/kota terkait dengan proses penyusunan RKPD 2014 yang selanjutnya dapat disinergikan dan dikoordinasikan dengan SKPD baik di tingkat provinsi /kabupaten/kota melalui Musrenbang pada tingkatannya masing-masing.


Pada kesempatan itu, turut hadir Dirjen Pengembangan Wilayah Kementerian Bappenas Arifin Rudiyanto, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kaltim, Inspektorat Wilayah (Itwil) Biro Keuangandan Biro Pembangunan Daerah Setda Prov Kaltim, yang juga bertindak selaku nara sumber.


Sedangkan peserta Raker berjumlah 250 orang yang berasal dari Bappeda, Dispenda, Bagian Pembangunan dan Bagian Keuangan dari 14 kabupaten/kota se Kaltim.(her/hmsprov).

//Foto: PELAYANAN MASYARAKAT. Sekprov Kaltim Dr H Irianto Lambrie (kedua dari kiri) didampingi Walikota Tarakan H Udin Hianggio (paling kiri) pada pembukaan Raker Bappeda se-Kaltim. (heru/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait