Kalimantan Timur
Ismaini: Lulusan ITK Jangan Diragukan

Monitoring Mahasiswa ITK di ITS

SURABAYA - Sekretaris Harian Tim Pelaksana Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Dr Ismaini Zain mengatakan masyarakat Kaltim jangan meragukan lulusan mahasiswa ITK yang dititipkan sementara di Institut Teknologi Sepuluh September (ITS) Surabaya.     Mahasiswa ITK yang dititipkan di ITS mendapat perlakuan sama. Baik dalam perkuliahan hingga kegiatan-kegiatan non akademik. Sehingga, ketika lulus kualitasnya sama dengan lulusan ITS, meskipun nantinya  akan diwisuda di Surabaya atau di Kaltim.
"Kualitasnya tentu sama dengan yang dimiliki ITS, sehingga lulusan ITK tidak perlu diragukan,” kata Ismaini Zain ketika dikonfirmasi oleh tim monitoring dari Diknas Kaltim, terkait perkembangan dan proses perkuliahan mahasiswa ITK di ITS Surabaya, Kamis (5/12).
Diharapkan, lulusan ITK mampu berkontribusi bagi pembangunan di Kaltim maupun secara umum di Kalimantan. Jika mengacu pada perkembangan ITS yang kini sudah berusia 53 tahun, tentu ITK mampu berkembang dan bersaing dengan perguruan tinggi lain di Indonesia. Karena itu, ITS berkomitmen membantu ITK dalam menciptakan perguruan tinggi berkualitas.
“Kami berharap ITK ke depan mampu menjadi institusi perguruan tinggi yang sejajar dengan ITS maupun ITB. Artinya, perguruan tinggi ini sejajar dengan perguruan tinggi teknik di Indonesia,” jelasnya.
Saat ini, lanjut dia, mahasiswa ITK sudah mencapai 176 orang, terdiri dari anggkatan pertama mencapai 100 orang dan angkatan kedua 76 orang. Angkatan kedua 70 mahasiswa diseleksi dari tes lokal di Kaltim dan enam  mahasiswa dari seleksi nasional.
Sementara itu, mahasiswa ITK Fakultas Teknik Industri Jurusan Teknik Mesin angkatan pertama Ghina mengatakan, bangga telah masuk di ITK. Apalagi menjadi angkatan pertama tentu memberikan motivasi tersendiri agar lebih baik dalam menuntut ilmu di ITK yang saat ini sementara dititipkan di ITS.
“Kami bisa mendapat beasiswa hingga melaksanakan pendidikan 4 tahun. Apalagi kuliahnya di ITS. Sebab, perguruan tinggi ini merupakan perguruan tinggi teknik terbesar di Indonesia yang juga sama dengan ITB,” jelasnya.
Sementara itu, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITK yang juga mahasiswa Fakultas Teknologi Kelautan Jurusan Teknik Perkapalan Satria Jaya Negara mengatakan untuk program beasiswa dari Pemprov Kaltim terhadap mahasiswa ITK sudah sangat baik, termasuk realisasi penyaluran.
Menurut dia, selama melaksanakan perkuliahan, seluruh mahasiswa ITK merasa memiliki tantangan dan bersaing dengan mahasiswa ITS agar menjadi mahasiswa yang berkualitas dan mampu menjadi SDM pendukung bagi pembangunan Kaltim.(jay/hmsprov)

///FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama sejumlah mahasiswa ISBI dan ITK angkatan II yang dititipkan sementara di ITS Surabaya dan ISI Jogyakarta yang dilepas beberapa waktu lalu.(dok/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait