Kalimantan Timur
Jambore Lanjut Usia 2016

PADANG – Jambore Nasional Lanjut Usia 2016 dirangkai dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) XX Tahun 2016 dipusatkan di Kota Padang Sumatera Barat.

Kegiatan dilaksanakan selama empat hari sejak 22-25 Mei ini bertema "Dengan Semangat Kepedulian menuju Lansia Sehat Bermartabat, Sehat Mandiri dan Aktif Bermanfaat dengan Landasan Kearifan dan Ketaqwaan" diikuti ratusan lansia dari seluruh daerah di Indonesia.

Menurut Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP, tema kegiatan sangat relevan apabila seluruh pihak memberikan perhatian dan kepedulian tinggi bagi para lansia.

“Lansia memang harus sehat, mandiri dan bermanfaat. Karena itu kita harus memberikan perhatian dan kepedulian yang besar atas diri mereka,” katanya usai menghadiri pembukaan Jambore Lansia 2016 di Auditorium Rumah Jabatan Gubernur Sumatera Barat, Senin (23/5).

Jadi lanjutnya, jika ada anggapan bahwa lansia hanya beban maka itu harus diubah karena itu anggapan yang salah. Pasalnya, banyak lansia yang sudah memasuki usia tua namun tetap bekerja dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sebaliknya, orang-orang terdekat hendaknya dapat terus memberi dukungan dan semangat serta motivasi yang tinggi bagi para lansia agar tetap mandiri dan terus berkarya.

Mukmin menyebutkan saat ini untuk Indeks Harapan Hidup (IHH) manusia Kaltim sudah mencapai 71,6 tahun. Angka itu menurut dia, menunjukkan banyak masyarakat Benua Etam berumur lansia namun tetap hidup berkarya dan mengabdi.  

“Lansia jangan dianggap menjadi beban masyarakat. Sesungguhnya para lansia merupakan kekuatan dan penggerak pembangunan bangsa dan Negara,” ujar Mukmin Faisyal.  

Kegiatan nasional dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Haryono Suyono dan jambore dibuka Wagub Sumbar Hasrul Abit. Acara dirangkai dengan penyerahan bantuan berupa tongkat dan alat pendengaran bagi lansia. (yans/sul/es/humasprov)

Berita Terkait