Kalimantan Timur
Jelang Pilgub Kaltim 2018 Gubernur Ajak Masyarakat Cerdas Memilih Pemimpin

 

Jelang Pilgub Kaltim 2018 Gubernur Ajak Masyarakat Cerdas Memilih Pemimpin

 

SAMARINDA - Konstelasi politik jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 mulai terasa di masyarakat. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya pada pemilihan 27 Juni 2018 mendatang. Masyarakat diminta cerdas dalam memilih pemimpin yang mampu menyejahterakan rakyat.

 

"Rakyat harus cerdas memilih pemimpin Kaltim ke depan. Jangan hanya berpikir sebatas coblos lembar suara saja. Ini menyangkut nasib rakyat lima tahun ke depan. Pola pikir singkat seperti itu harus diubah," kata Awang Faroek, Kamis (7/12). Awang mengatakan masyarakat harus berpikir lima tahun ke depan. Artinya, masyarakat cerdas adalah yang berpikir pemimpin dipilih dapat membawa perubahan bagi daerah hingga memberikan kesejahteraan rakyat. Jika masyarakat ingin perubahan dan lebih sejahtera, maka jangan golput (tidak menggunakan hak pilih).

 

"Apabila golput tinggi. Jangan bilang bahwa itu adalah rakyat yang baik. Artinya, masyarakat harus berpikir. Bahwa saya harus datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Dengan berpikir bahwa saya mau memilih calon itu, karena dia bisa membawa masyarakat sejahtera. Jadi, jangan berpikir pilgub sehari ini selesai," jelasnya. (jay/sul/ri/humasprov)

 

Berita Terkait