Kalimantan Timur
Jokowi Sebut Kaltim Bukan Penyumbang Asap

Jokowi Sebut Kaltim Bukan Penyumbang Asap

 

SAMARINDA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Kaltim bukan daerah penyumbang kabut asap yang kini melanda berbagai daerah di Kalimantan maupun Sumatera hingga Malaysia dan Singapura.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, Presiden Jokowi menyebutkan sejumlah daerah yang menyumbang kabut asap,  yakni beberapa provinsi yakni dari Pulau Sumatera dan  Kalimantan. Hal itu disampaikan Presiden pada rapat kerja (Raker) Pemerintah 2015 baru-baru ini di Jakarta .

“Kaltim tidak disinggung Presiden tentang asap. Karena Kaltim bukan penyebab kabut asap di berbagai daerah di Kalimantan maupun Negara tetangga,” kata Awang Faroek Ishak baru-baru ini.

Meski demikian, Awang menegaskan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah, tetapi harus menjadi tanggung jawab semua masyarakat dan semua pihak. Mulai dari jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, camat hingga lurah dan kepala desa serta bintara pembina desa (Babinsa).

Karena itu, Gubernur meminta kepada siapa pun yang melihat ada masyarakat atau perusahaan yang membakar hutan dan lahan agar tidak ragu untuk melaporkan hal itu kepada pihak berwajib dan bila perlu menangkap pelaku.

“Tindakan tegas harus dilakukan kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan. Pihak berwenang, khususnya kepolisian maupun kejaksaan jangan ragu-ragu memberikan sanksi kepada mereka yang terbukti membakar hutan dan lahan sesuai perundang-undangan,” jelasnya.

Pembakaran hutan dan lahan memang tidak mudah ditertibkan. Koordinasi berbagai pihak bersama pemerintah secara sinergis diperlukan agar penertiban lebih baik. Karena itu, keseriusan dan kepedulian semua pihak sangat diperlukan dalam pencegahan pembakaran hutan dan lahan, sehingga pelanggaran ini tidak terulang kembali di tahun-tahun mendatang. (jay/es/hmsporv).

Berita Terkait