Kalimantan Timur
Kaltim Expo 2017 Dikunjungi 103.654 Orang Transaksinya Mencapai Rp15 Miliar

 

Kaltim Expo 2017 Dikunjungi 103.654 Orang Transaksinya Mencapai Rp15 Miliar 

 

SAMARINDA - Transaksi pada Kaltim Expo 2017 yang digelar selama tujuh hari sejak 21-27 Agustus diperkirakan mencapai sebesar Rp15 miliar dengan jumlah pengunjung sebanyak 103.654 orang.  Capaian itu sangat diapresiasi Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak yang hadir secara khusus menutup Kaltim Expo 2017. Menurut dia, kinerja panitia sangat baik sebab walaupun jumlah peserta menurun namun ada progres yang signifikan diraih pada even tahunan ini.

 

"Saya sangat apresiasi panitia bersama event organizer yang berupaya keras menggelar Kaltim Expo sehingga mampu meraih progres yang signifikan," katanya di Convention Hall Sempaja Samarinda, Minggu (27/8). Gubernur meminta pengelolaan Convention Hall Sempaja (CHS) Samarinda dikelola secara profesional dengan membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terbuka secara nasional. 

 

Selain itu, manajemen Jakarta Convention Centre (JCC) siap melakukan pendampingan dalam mempromosikan dan pengolaan  Convention Hall Sempaja (CHS) Samarinda agar bisa dimanfaatkan penyelenggaraan event nasional bahkan internasional. 

 

Hal ini menurut Awang sangat penting terutama dalam mewujudkan Samarinda sebagai kota jasa menuju Kota MICE yang didatangi sponsor-sponsor nasional dan internasional untuk menggelar berbagai even pameran maupun meeting serta gelaran seni budaya. Apalagi ujar Awang, infrastruktur baik jalan, jembatan dan pelabuhan serta bandara sebagai salah satu prasyarat ketersediaan fasilitas serta sarana dan prasarana penunjang kota MICE. 

 

"Gedung ini sangat representatif. Jadi bisa digunakan untuk apa saja dan siapa saja. Baik even regional, nasional bahkan internasional," ungkap Awang. Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Diddy Rusdiansyah menyebutkan target transaksi tahun ini sekitar Rp15 miliar akan tercapai atau lebih besar dari target 2016 sebesar Rp14 miliar. 

 

"Jumlah peserta Kaltim Expo 2017 berkurang namun tidak menurunkan angka transaksi," ujar Diddy. Dia menambahkan Kaltim Expo diikuti OPD lingkup Provinsi Kaltim, empat kabupaten/kota di Kaltim serta Jawa Timur membuka 35 stand dan Kota Demak. 

 

Penutupan dihadiri Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi dan Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail serta Asisten Pemerintahan Meiliana dan pimpinan ADW Bersaudara Rusdi Banjar. Tampak pula pimpinan OPD lingkup Pemprov Kaltim. Penutupan dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada pemenang stand desain terbaik, stand favorit, stan pelayanan publik, stand kreatifitas dan stan informasi publik. Juara umum stand pameran Kaltim Expo 2017 diraih Dinas Perhubungan Kaltim. (yans/sul/es/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation