Kalimantan Timur
Kaltim Fokus Kembangkan SDA Terbarukan

TARAKAN– Direktur Pengembangan Wilayah Bappenas, Arifin Rudiyanto, mengatakan sinergi pusat dan daerah harus ditingkatkan untuk mencapai tujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim.

“Fokus sinergi pusat dan daerah harus ditingkatkan melalui sinkronisasi RPJMD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan prioritas nasional yang tercantum dalam RPJMN 2010-2014 dan RKP, dengan tujuan terjadinya keselarasan RKP dan RKPD serta terjadinya kontrol deviasi (penyimpangan) antara RKPD-Renja SKPD-RAPBD,” kata Arifin, saat menjadi nara sumber dalam Raker Bappeda se-Kaltim 2013, di Tarakan, Kamis (7/2).

Selain itu, menurut dia, perlu juga dilakukan perbaikan kualitas belanja pemerintah daerah dengan meningkatkan belanja modal untuk infrastruktur, prioritas penurunan kemiskinan, kontrol belanja barang dan subsidi, menghindari keterlambatan dan penumpukan penyerapan anggaran.

“Dan yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengendalikan inflasi, khususnya pada bahan pangan yang berbanding lurus dengan kemiskinan di daerah,” jelasnya.

Pentingnya sinergi pusat dan daerah, lanjut dia, dikarenakan kinerja pembangunan nasional ditopang dan ditentukan oleh kinerja pembangunan daerah, meskipun kinerja pembangunan nasional juga tidak bisa lepas dari pengaruh dinamika ekonomi global. Kemampuan daerah dalam meningkatkan daya saing baik secara global dan nasional juga merupakan pilar bagi penguatan perekenomian domestik.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting untuk menjamin pelaksanaan kebijakan dan strategi secara terarah dan fokus untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kaltim, Dr H Rusmadi, yang menjadi nara sumber kedua pada Raker Bappeda se-Kaltim 2013, memaparkan bahwa sesuai amanah RPJMD ketiga (2014-2018), yaitu ketergantungan ekonomi pada sumber daya alam terbarukan semakin berkembang. Struktur ekonomi semakin mantap. Pemerintah yang makin efisien, efektif dan transparan. Kualitas lingkungan secara global semakin terkendali dan terus meningkat.

“RKPD 2014 akan fokus pada penguatan daya saing ekonomi daerah berbasis sumber daya terbarukan didukung peningkatan manajemen sumber daya aparatur, dengan sejumlah program prioritas, yaitu pemanfaatan sumber daya alam terbarukan untuk pembangunan infrastruktur, pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata dan sektor ekonomi kerakyatan lainnya,” paparnya.

Rusmadi menjelaskan arah kebijakan dan prioritas RKPD 2014 adalah peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat, pembangunan ekonomi berbasis sumber daya alam yang renewable dan pengendalian kualitas lingkungan hidup. Upaya percepatan pembangunan yang dilakukan, diantaranya reorientasi pembangunan berdimensi kewilayahan dengan strategi pembangunan tujuh kawasan industri strategis (berbasis SDA terbarukan, keterkaitan industri hulu menuju industri hilir).

“Kita mengundang yang ada di sini bukan tanpa alasan, karena kita yang paling bertanggung jawab atas berhasil atau tidaknya pembangunan. Untuk itu kita perlu menyatukan langkah dan visi yang sama untuk pembangunan Kaltim yang lebih baik, dengan penajaman program dan kegiatan yang dilakukan pada 2014 untuk mendukung penguatan keterkaitan (konektivitas) pembangunan antar pusat-pusat pertumbuhan di daerah,” jelasnya. (her/hmsprov).

Berita Terkait