Kalimantan Timur
Kaltim Harus Mampu Mewujudkan Ketahanan Pangan

PENAJAM – Program pembangunan pertanian dalam arti luas merupakan program prioritas pembangunan daerah. Diharapkan melalui program pertanian, Kaltim akan memiliki ketahanan pangan dan mewujudkan kemandirian pangan.
“Saya selalu mengelukan kalau kita mampu mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan menuju kedaulatan pangan. Karena, selama ini negara kita harus mendatangkan pangan dari negara lain,” kata Gubernur Awang Faroek Ishak saat kunjungan kerja sekaligus penyerahan bantuan pertanian di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara.
Menurut dia, Kaltim harus menjadi pelopor nasional sebagai salah daerah yang mempu mencapai kemandirian dan kedaulatan pangan, sehingga tidak tergantung pada pasokan dari luar daerah atau luar negeri.
Tetapi sebaliknya ke depan, Kaltim harus mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, sekaligus menjadi salah satu daerah pemasok pangan nasionaal dan bahkan hingga ke luar negeri.
"Untuk mencapai cikta -cita itu, harus kita rintis sejak sekarang yang dilakukan dengan kerja keras dan kesungguhan semua pihak, dengan mengembangkan pertanian dalam arti luas bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Dalam kunjungan ke Kabupaten Paser, Pemprov Kaltim melalui Gubernur menyerahkan bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Bidang Budidaya berupa bantuan  tunai Program Pemberdayaan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) Budidaya untuk  pengembangan mina pedesaan budidaya  bagi 21 kelompok senilai Rp1,36 miliar.
Bantuan benih terdiri dari ikan nila, patin, lele dan  ikan mas senilai Rp138 juta. Bidang Tangkap bantuan tunai program pengembangan usaha mina pedesaan senilai Rp800 juta, bantuan sarana dan prasarana terdiri dari kapal ukuran 5 GT lima unit.
Perahu  mesin ketinting dan alat tangkap lima unit serta mesin ketinting ukuran 8 PK lima unit, alat tangkap gillnet 100 set dan alat tangkap pursen satu unit. Kapal inkamina 30 GT satu unit senilai Rp1,3 miliar.
Bidang Pengolahan bantuan tunai program pengembangan usaha mina pedesaan P2HP delapan kelompok senilai Rp400 juta, bantuan sarana dan prasarana terdiri dari  satu alat presto satu unit, spiner satu unit dan sepeda motor roda tiga dua unit.
Bantuan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim berupa terpal sebanyak 14 lembar serta kegiatan pengembangan dan pembangunan perkebunan dari Dinas Perkebunan Kaltim kepada masyarakat tahun 2013.
Bantuan  Bibit Unggul Tanaman Karet senilai Rp300 juta untuk wilayah Kecamatan Long Kali dan pemeliharaan tanaman bantuan Rp195 juta lokasi Kecamatan Muara Komam, Long Kali, Batu Sopang dan Tanah Grogot serta Kuaro. Kegiatan APBN yakni pengelolaan irigasi pertisipasi bantuan sosial satu paket senilai Rp60 juta lokasi Kecamatan Long Kali.     
Sementara itu di Kabupaten Penajam Paser Utara, Gubernur Kaltim  menyerahkan bantuan kepada 16 penerima bantuan  senilai Rp2,57 miliar. Diberikan kepada Maryoto (penangkar benih sawit) Desa Gunung Makmur dan Masjid Nurul  Sa’adah Desa Babulu Laut serta bantuan kepada TK PGRI Babulu.
Bantuan Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim kepada 13 perpustakaan desa dan kelurahan Kabupaten Penajam Paser Utara masing-masing 500  judul atau 1.000 eksampler dan dua buah rak buku.
Bantuan Dinas Peternakan Provinsi Kaltim berupa pemberdayaan peternak sapi Poktan Bina Sejahtera Desa Saloloang Kecamatan Penajam sebesar Rp152 juta, pejantan pemacek BC Poktan Lestari Desa Gunung Intan Kecamatan Babulu sebesar Rp36 juta dan Poktan Sedia Rukun  Desa Gunung Mulia Rp36 juta.
Pengadaan ternak bibit sapi dan penggemukan Poktan Tani Makmur Desa Sukaraja dan Poktan Harapan Maju Desa Sepaku Kecamatan Sepaku masing-masing sebesar Rp375 juta.
Poktan Bina Bersama Desa Tanjung Tengah Kecamatan Penajam Rp150 juta dan Poktan Tani Bahagia Desa Gunung Makmur Kecamatan Babulu sebesar Rp300 juta serta Poktan Mekar Mandiri Desa Giri Purwa Kecamatan Penajam sebesar Rp300 juta.
Pemanfaatan kotoran ternak untuk kegiatan energy alternative untuk Poktan Gemah Ripah Desa Gunung Makmur Kecamatan Babulu sebesar Rp 108 juta serta Poktan Suka Maju Desa Argo Mulyo  Rp72 juta dan Poktan Mukti Jaya Desa Babulu Rp18 juta.
Pengembangan kawasan sapi potong Poktan Adil Makmur Desa Karang Genang Rp300 juta dan Poktan Suka Makmur Desa Suka Raya Kecamatan Sepaku Rp 300 juta serta Poktan Durian Desa Sukaraja Kecamatan Sepaku sebesar Rp300 juta.
Poktan Sumber  Makmur Desa Wono Sari Kecamatan Sepaku sebesar Rp300 juta dan Poktan Harapan Baru Desa Wono Sari sebesar Rp300 juta. Pengembangan integrasi tanaman ruminansia Poktan Sumber Urip Desa Tani Baru Rp300 juta. Pembibitan Kambing dan Domba untuk Poktan Wanita Tani Putri Rejeki Desa Sidorejo sebesar Rp145 juta.
Bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim bantuan tunai PUNP Budidaya total 24 kelompok sebesar Rp1,56 miliar dan bantuan tunai PUNP Tangkap untuk delapan kelompok Rpdelapan ratus juta serta bantuan sarana dan prasarana sebesar Rp600 juta dan kapal inkamina 30 GT satu unit Rp1,3 miliar.(yans/hmsprov).

///Foto : Gubernur Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan bantuan sapi kepada peternak di Kabupaten Penajam Paser Utara.(rosihan/humasprov kaltim)
 

Berita Terkait