Kalimantan Timur
Kaltim Kembangkan Budidaya Padi Gunung

 

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) terus pacu pengembangan “Padi Gunung” atau padi lahan kering. Diantaranya, mengawali kegiatan musim tanam tahun ini telah dilakukan penanaman padi di lahan seluas 130 hektar di Kelurahan Budaya Pampang Kecamatan Samarinda Utara.

 

Kepala DPTPH Kaltim Ibrahim menyebutkan tahun ini Kaltim  kembali menargetkan penanaman padi gogo atau padi di lahan kering selain padi sawah atau lahan basah. “Padi gogo atau padi gunung kita kembangkan dan budidayakan sebagai upaya mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan atau beras,” katanya, Senin (9/4).

 

Selain itu, padi lahan kering ini sangat potensial dikembangkan sebab Benua Etam memiliki kawasan yang besar untuk tanaman jenis ini. Seperti mengoptimalkan pemanfaatan lahan kering (telantar) dan perbukitan serta lahan-lahan eks tambang batu bara yang selama ini tidak diperhatikan potensinya. Ibrahim menyebutkan khusus Samarinda saja mencapai 1.700 hektar untuk luas tambah tanam (LTT) tahun 2018.

 

Produksi padi Kaltim pada 2017 sebesar 400.040 ton, sedangkan 2016 sekitar 305.337 ton atau terjadi peningkatan mencapai 94.703 ton. Ke depan lanjutnya, bagaimana pemerintah daerah melalui kebijakan kepala daerah baik bupati maupun walikota mendukung program budidaya tanaman pangan seperti padi gogo. “Pertanian sudah menjadi prioritas Gubernur Awang Faroek Ishak dalam upaya memenuhi kebutuhan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat Kaltim,” ungkap Ibrahim. Gerakan tanam bersama padi gunung di lahan Kelompok Tani Tangen Tuyang Desa Pampang dihadiri dinas pertanian Samarinda, Danramil dan Babinsa, camat serta jajaran aparat desa dan BPTP Kaltim. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait