Kalimantan Timur
Kaltim Potensial Kembangkan Potensi Pertanian Pekarangan

SAMARINDA – Pekarangan atau halaman rumah memiliki potensi besar untuk mengembangkan kegiatan pertanian. Sehingga mampu memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
“Masyarakat kita masih belum mengerti terhadap pemanfaatan pekarangan rumah untuk kegiatan pertanian. Sebab, kebanyakan halaman hanya dibiarkan kosong atau hanya ditanami sesuatu yang tidak memiliki nilai ekonomi,” ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyluhan Kaltim H Fuad Asadin.
Menurut dia, manfaat yang yang dapat diperoleh dari pemanfaatan pekarangan, diantaranya sumber pangan, sandang dan papan, sumber plasma nutfah dan biodiversifikasi, habitat berbagai jenis satwa, pengendali iklim, penyerapan karbon, daerah resapan air, mengkonversi lahan serta sumber tambahan pendapatan keluarga.
Terlebih kegiatan pertanian yang dapat dilakukan di halaman rumah walaupun tidak terlalu luas sesuai dengan potensi yang dimiliki. Misalnya, dapat dikembangkan tanaman pangan yang bernilai ekonomi, ternak bahkan kolam untuk  budidaya ikan.
Sementara itu manfaat yang dapat diperoleh dengan bercocok tanam di pekarangan rumah selain halaman menjadi lebih asri dan indah juga memberikan nilai tambah bagi pendapatan rumah tangga, seperti tanaman buah, sayuran tanaman obat maupun tanaman hias (bunga).
Termasuk kegiatan ternak dengan pola memelihara hewan ternak yang tidak memerlukan media pelihara luas. Misalnya beternak unggas baik ayam (petelur/pedaging) maupun bebek (itik), kambing/domba serta lebah maupun jenis hewan ternak lainnya.
Selain itu, halaman dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya ikan dengan pola membuat kolam baik untuk pemeliharaan atau pengembangan ikan hias maupun ikan untuk konsumsi masyarakat.
“Manfaat lain dari halaman dapat dilakukan kegiatan daur ulang limbah atau pengkomposan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik, termasuk kotoran ternak dan endapan lumpur pada dasar kolam ikan,” ungkap Fuad Asadin
Ditambahkan, program pengembangan pangan guna mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di daerah  tidak semata menjadi tanggungjawab pemerintah. Tetapi keterlibatan masyarakat sangat menentukan keberhasilan program untuk kesejahteraan rakyat.(yans/hmsprov).

////Foto : H Fuad Asadin
 

Berita Terkait