Kalimantan Timur
Kaltim Tuan Rumah Rakordawil MUI se-Kalimantan

Gubernur Isran Noor dan Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has dan jajaran pengurus MUI Kaltim. (yuvita/humasprov kaltim)

Kaltim Tuan Rumah Rakordawil MUI se-Kalimantan 


SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr Ir H Isran Noor sangat mendukung  penetapan Bumi Etam sebagai tuan rumah penyelenggara  Rapat Koordinasi Daerah  Wilayah (Rakordawil) V Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Kalimantan yang akan digelar 11-13 Desember 2018. 
Menurut Gubernur, Rakordawil MUI tentu sangat penting dan stategis demi kemajuan MUI, terutama berkaitan dengan peningkatan peran ulama, pemerintah dan cendekiawan muslim dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

 


"Selain mempererat tali silaturahmi antarpengurus MUI se-Kalimantan, juga sebagai wadah konsultasi, koordinasi dan konsolidasi organisasi MUI dan pembahasan masalah sosial keagamaan yang aktual," kata Isran Noor saat beraudiensi dengan Ketua dan Pengurus MUI Kaltim yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Kamis (11/10).      
Selain itu, Gubernur Isran berharap agar penyelenggaraan Rakordawil MUI tersebut dapat merumuskan bentuk operasional program unggulan MUI dan program kerja sama maupun kemitraan di era globalisasi saat ini.

 


Sebelumnya Ketua MUI Kaltim H Hamri Has melaporkan Provinsi Kaltim  ditunjuk sebagan tuan rumah Rakordawil V MUI se-Kalimantan berdasarkan keputusan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda)  Wilayah V se-Kalimantan tahun 2017 di Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah pada Desember 2017. 
"Adapun tujuan Rakordawil ini adalah untuk meningkatkan kerja sama atau kemitraan dan kesapahaman antara MUI dan pemerintah, ormas Islam/lembaga keagamaan Islam, kalangan swasta dalam rangka pelaksanaan program kerja hasil Munas, Rakernas dan Rakorda," kata Hamri Has.

 


Rakordawil akan memantapkan hasil Munas dan hasil Rakernas di Jakarta, terutama masalah yang terkait dengan  dakwah yang berkelanjutan hingga pentingnya membangun ekonomi umat.   
"Rakordawil akan dihadiri pengurus MUI Pusat, MUI Kalbar, MUI Kalteng, MUI Kalsel, MUI Kaltara, MUI Kaltim dan  utusan MUI kabupaten/kota, utusan ormas, utusan pondok pesantren, utusan pemerintah  serta  para cendekiawan," kata Hamri Has. (mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation