Kalimantan Timur
Kawasan Industri Kaltim Jadi Prioritas Pusat


SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan pengembangan kawasan industri di Kaltim menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat di era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemerintahan Presiden Jokowi mengarahkan strategi pengembangan kawasan industri ke luar Pulau Jawa. Sejalan dengan strategi pemerintah pusat itu, diperkirakan Kawasan Industri Kariangau di Kota Balikpapan, Kawasan Industri Buluminung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kawasan Industri Kondensat di Kota Bontang, serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan akan berkembang semakin cepat. “Sudah dipastikan kawasan industri di Kaltim mendapat prioritas. Karena itu, sudah dapat dipastikan Pelabuhan dan Kawasan Ekonomi Khusus dibangun di Maloy. Demikian juga crude palm oil (CPO) minyak mentah kelapa sawit terminal dan tangki timbunnya akan dibangun di Maloy. Termasuk di Bontang akan dibangun kilang minyak baru. Ini semua dipastikan terwujud dalam kepemimpinan Presiden Joko Widodo,” kata Awang Faroek Ishak saat Peluncuran Buku Change Leadership karya Rhenald Kasali di Samarinda, Senin (18/4). Dipaparkan Gubernur, kabar baik ini bukan hanya hasil kerja di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, tetapi juga datang di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab pada akhir masa kepemimpinannya, mantan Presiden SBY mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Maloy, sehingga provinsi yang mengembangkan kawasan industri, khususnya di luar Pulau Jawa mendapatkan prioritas dari pemerintah pusat. KEK Maloy dinilai sangat cocok untuk pengembangan industri. Selain menyimpan sumber daya alam (SDA) yang melimpah, kawasan tersebut juga berada tepat di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. “Alhamdulillah, setelah kami berkunjung ke berbagai kementerian terkait ketika kepemimpinan SBY, pemerintah pusat telah menerbitkan PP tentang kawasan ekonomi khusus. Sehingga pengembangan kawasan tersebut hingga saat ini dapat berjalan dengan baik. Diharapkan ekonomi Kaltim semakin baik dan kesejahteraan rakyat terwujud,” jelasnya. (jay/sul/humasprov
Berita Terkait