Kalimantan Timur
Kontribusi Perikanan Terus Dipacu

Kontribusi Perikanan Terus Dipacu

 

SAMARINDA - Kaltim memiliki luas wilayah 129.066,64 km2  dengan luas perairan mencapai 10.217 km2. Selain itu, juga terdapat lebih kurang 100 pulau-pulau kecil, baik yang berpenghuni maupun yang tidak ada pemukimnya. Sekprov Kaltim  Dr H Rusmadi mengatakan Kaltim memiliki daratan yang luas. Namun kawasan perairan dan lautnya pun tak kalah luas, sehingga Kaltim juga termasuk dalam daerah maritim.

 

Sementara itu, potensi laut dan perairan lainnya di Kaltim adalah aneka jenis ikan, terumbu karang dan masih banyak yang lain. Diungkapkannya, sub  sektor kelautan dan perikanan Kaltim  dilihat dari kerangka produk domestik regional bruto (PDRB)  kumulatif memberikan kontribusi sebesar 2,55 persen.

 

"Kontribusi ini relatif kecil. Karena itu Kaltim akan terus mendorong kontribusi sektor perikanan dan kelautan ini agar lebih meningkat lagi. Termasuk mengkombinasikannya dengan usaha bidang lain seperti pariwisata dan pengembangan lingkungan hidup di sekitarnya," kata Rusmadi. Dikatakan, meskipun pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kaltim sudah bertambah maju, namun demikian masih dihadapkan pada tiga persoalan pokok yang masing-masing bernilai strategis.

 

"Pertama, bagaimana kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, pembudidaya ikan dan nelayan melalui peningkatan nilai tambah dan penyerapan tenaga kerja," ujarnya. Kedua, lanjut Rusmadi, adalah bagaimana upaya meningkatkan pertumbuhan sektor perikanan yang dapat menjamin keberlanjutan pemanfaatan semberdaya ikan. Dan ketiga bagaimana  pengelolaan dan pelestarian sumberdaya ikan  dan sumber daya alam (SDA) di wilayah pesisir.

 

"Perguruan tinggi kita telah banyak menghasilkan riset pada bidang kemaritiman, kelautan dan perikanan. Karena itu diharapkan, hasil riset-riset tersebut seharusnya dapat digunakan untuk menunjang pembangunan Kaltim. Pemprov Kaltim dan perguruan tinggi dapat bekerjasama untuk meningkatkan kesejahreraan masyarakat, utamanya para nelayan dan masyarakat pesisir," papar Rusmadi. (mar/sul/es/humasprov)

 

 

 

Berita Terkait
Government Public Relation