Kalimantan Timur
KPPI Dongkrak Partisipasi Pemilu

Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Hj Halda Arsyad dan Ketua DPD KPPI Kaltim Hj SB Yaumid bersama peserta Sosialisasi Pilgub 2018 (yuvita/humasprov kaltim)

SAMARINDA – Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) memiliki tanggung jawab dan kewajiban besar dalam mendongkrak (meningkatkan) angka partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kaltim. Hal itu ditegaskan Gubernur Kaltim dalam sambutan tertulis disampaikan Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Hj Halda Arsyad pada Sosialisasi Pilgub 2018 di Ruang Ruhui Rahayu, Rabu (6/6).

Menurut dia, persentase tingkat partisipasi pemilih Kaltim dalam beberapa kali pemilihan baik pemilihan anggota legislatif 2014 dan pemilihan kepala daerah 2015 masih rendah. “Dari data terlihat  tingkat partisipasi pemilih mengalami penurunan, sebaliknya jumlah warga yang tidak memilih atau golput cenderung meningkat,” katanya.

Misalnya, Pileg 2014 dimana masyarakat yang mengunakan hak suaranya sekitar 2,1 juta (69 persen) sementara yang tidak memilih (golput) sebanyak 928 ribu orang atau 31 persen. Kemudian Pilkada 2015 tingkat partisipasi masyarakat Kaltim menurun hanya  59 persen dengan jumlah golput sekitar 41 persen dari total pemilih 2,3 juta orang.

Gubernur menegaskan keberhasilan Pilkada bukan hanya tanggung jawab KPU, Bawaslu, aparat keamanan dan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama termasuk KPPI. “Untuk itu kita harus bekerja keras dengan dukungan semua pihak untuk mencapai target 77,5 persen," harapnya.

Sementara itu Ketua DPD KPPI Kaltim Hj SB Yaumid mengungkapkan jumlah pemilih Kaltim mencapai 2,35 juta orang dan 44 persennya (satu juta  pemilih) adalah kaum perempuan. “Perempuan dan para ibu menjadi pelopor bagi anggota keluarganya untuk bersama-sama menyadarkan pentingnya Pilkada hingga tingkat partisipasi pemilih meningkat,” ujar Yaumid.

Dirinya bersama jajaran KPPI yakin dengan kerja keras dan sosialisasi yang tepat mampu membangun kesadaran warga dalam menyukseskan pesta demokrasi di Kaltim. Kehadiran para tokoh perempuan dalam sosialisasi ini, baginya sangat membantu dalam menyebarluaskan kampanye pentingnya Pilkada dan penggunaan hak pilih masyarakat. 

Sosialisasi dirangkai Pendidikan Pemilih Bagi Perempuan bertema Pilgub Sukses, Kaltim Sejahtera yang diikuti 200 peserta dengan nara sumber dari KPU dan DKP3A Kaltim. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait