Kalimantan Timur
Lomba Pokdarwis Kaltim Diikuti Sepuluh Kelompok

Tim penilai Lomba Pokdarwis 2018 saat meninjau kawasan wisata Kampung Tenun Samarinda Seberang.(masdiansyah/humasprov kaltim)

SAMARINDA – Tahun ini kembali digelar lomba kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang diikuti sepuluh kelompok dari sembilan kabupaten dan kota di Kaltim. Terdiri Pokdarwis Kampung Tenun Kelurahan Tenun Samarinda Sebereang Samarinda dan Pokdarwis Wisata Alam Hutan Lindung Sungai Wain Kelurahan Karang Joeang Balikpapan

Berikutanya, Pokdarwis Ekowisata Swarga Bara Desa Swarga Kutai Timur dan Pokdarwis Kampung Warna-Warni Janju Desa Janju Kabupaten Paser. Pokdarwis Kalibata Keluarahan Teluk Bayur Kecamatan Teluk Bayur dan Pokdarwis Tulung  Ni Lenggo Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau.

Pokdarwis Sempekat Lamin Mancong Kampung Mancong Kecamatan Jempang Kutai Barat dan  Pokdarwis Bekayuh Baumbai Babudaya Desa Pela Kecamatan Kota Bangun Kutai Kartanegara.

Pokdarwis Sipakario Pantai Nipah-Nipah Kelurahan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara dan Pokdarwis Benua Etam Kecamatan Bontang Utara Bontang. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kaltim H Syafruddin Pernyata, lomba Pokdarwis sebagai upaya pemerintah untuk melakukan pembinaan sekaligus mendukung desa wisata. “Pokdarwis menjadi ujung tombak dalam pengembangan suatu kawasan wisata di suatu desa. Lomba ini upaya kami mendukung keberadaan dan kemajuan desa wisata,” katanya didampingi Kasi Pemberdayaan Masyarakat Muhammad Taufik, Kamis (9/8).

Pokdarwis lanjutnya, memiliki tugas mengembangkan potensi wisata suatau kawasan (desa) juga berkewajiban meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pariwisata setempat. Khususnya, meningkatkan kualitas SDM dalam hal pemahaman dan pelaksanaan sapta pesona (aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan). “Kemampuan pokdarwis dalam tata kelola pariwisata di suatu desa atau kelurahan akan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar objek wisatanya,” ungkapnya. (yans/sul/ri/pemprovkaltim)

Berita Terkait