Kalimantan Timur
Mozaik Budaya, Apresiasi Anjungan Kaltim di TMII

Mozaik Budaya, Apresiasi Anjungan Kaltim di TMII

 

JAKARTA - Masih dalam rangkaian kegiatan Pekan Agustus/HUT  Kemerdekaan RI ke 69 , Taman Mini “Indonesia Indah” TMII bekerjasama dengan Anjungan Kalimantan Timur di Jakarta mengadakan pentas dengan tajuk “Mozaik Budaya. Kegiatan ini bertujuan untuk menggelar dan mengapresiasikan ritus seni budaya nusantara salah satunya Kalimantan Timur.

Untuk kegiatan “Mozaik Budaya” tahun ini Anjungan Kalimantan Timur mengangkat tema Exotica of Hudoq yang berasal dari Suku Dayak Bahau. Gelar Mozaik Budaya ini diselenggarakan di Pelataran Candi Bentar Taman Mini “Indonesia Indah” pada tanggal 24 Agustus 2014.

Pentas dengan durasi kurang lebih 90 menit ini dikemas secara apik dan atraktif oleh penata tari, Wiena Lauda yang secara utuh mengangkat nilai tradisi dari Hudoq. Mulai dari asal muasal gerak dan makna dari diangkatnya Hudoq sebagai bagian yang tidak terpisah  ritual upacara adat  “Lalii Uga’al “ suku Dayak Bahau Kalimantan Timur.

Didukung oleh 20 orang penari dan 3 orang pemusik, tampilan pentas Hudoq ini mampu memukau penonton yang ada di Candi Bentar TMII serta mendapat apresiasi dari pihak Taman Mini “Indonesia Indah” TMII .

Hadir secara khusus dalam acara  tersebut, Manajer Seni dan Budaya TMII, Ertis Yulia Manikam, kemudian Endang Sari Dewi selaku Penanggung jawab Pekan Agustus/HUT Kemerdekaan RI ke 69 dan Pimpinan Anjungan Kalimantan Timur Dra Hj.Novarita,MM serta kalangan seniman daerah.

Menurut Manajer Seni dan Budaya TMII, Ertis Yulia Manikam acara “Mozaik Budaya” ini merupakan agenda rutin Taman Mini “Indonesia Indah” TMII dan akan terus ditingkatkan, seperti perayaan HUT TMII 2015 mendatang dengan membuat perayaan dengan menampilkan 50 hudoq lewat tari dan pawai sehingga bisa dikenal oleh masyarakat luas. Secara khusus karena Hudoq mempunyai ciri khas yang unik yang sangat diminati oleh Wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Lewat koordinasi yang intensif dengan Kepala Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di Jakarta selaku Penanggung jawab Anjungan Kaltim maka terwujudlah tampilan yang memikat dan membuat bangga masyarakat Kalimantan Timur.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi perkembangan kebudayaan daerah selain bertujuan untuk  mengangkat citra budaya Daerah Kalimantan Timur serta mampu menjadi media untuk lebih menjaga akar tradisi yang luhur di masa yang akan datang. (wiena/hmsprov)

//Foto: Tampilan mozaik budaya Balikpapan, Samarinda, Bontang dan Kutai Kartanegara. (dok/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait