Kalimantan Timur
Paket Wisata Kaltim Sangat Diminati

Paket Wisata Kaltim Sangat Diminati

 

SAMARINDA – Paket wisata Kalimantan Timur ternyata sangat diminati biro perjalanan wisata dan perhotelan di nusantara. Hal ini terbukti dengan gelaran table top meeting di Jawa Timur pada November lalu. Hal ini bisa dilihat dari dari antusias peserta yang mencapai 54 biro dari 50 biro perjalanan dan hotel yang ditargetkan.

Even kerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kaltim dengan Disbudpar Jawa Timur ini merupakan langkah “jemput bola” produk paket wisata dengan mempertemukan pembeli (buyer) dengan penjual (seller) paket wisata di daerah.

“Kegiatan table top meeting selama tiga hari di Surabaya itu telah membuahkan hasil yang besar bagi produk paket wisata Kaltim. Target 50 biro dan yang bertransaksi mencapai 54 biro,” kata Kepala Disbudpar Kaltim HM Aswin didampingi Kepala Bidang Bina Usaha Jasa dan Sarana Pariwisata H Anthony Rakhman, Kamis (11/12).

Table top meeting digelar menurut Aswin, sebagai upaya turun langsung Disbudpar Kaltim ke provinsi lain guna menawarkan produk-produk paket wisata untuk dapat dijual kepada pembeli (buyer) atau peminat dari biro perjalanan wisata.

Penjual produk paket wisata Kaltim terdiri Asita (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia) Kaltim serta DPD PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Kaltim.

Kegiatan table top meeting merupakan ajang jual beli paket wisata yang dimiliki Kaltim yang tergabung dalam DPD Asita Kaltim bersama sektor perhotelan yang ditujukan kepada calon wisatawan nusantara melalui biro perjalanan wisata Jawa Timur.

“Penjual kita dari Disbudpar Kaltim bersama Asita dan PHRI menawarkan kepada pembeli terdiri Asita dan PHRI Jawa Timur. Namun, pada saat itu telah terjadi transaksi dua arah atau jual beli produk paket wisata masing-masing daerah,” jelas Aswin.

Dia menambahkan potensi wisata dan pembangunan kepariwisataan Kaltim cukup meningkat dan kondisi ini imbas dari kebijakan serta komitmen yang tinggi dari masing-masing kepala daerah didukung instansi teknis setempat untuk terus mengembangkan kegiatan kepariwisataan melalui agenda rutin seni budaya tahunan yang digelar. (yans/sul/hmsprov)

//Foto: JEMPUT BOLA. Kepala Disbudpar Kaltim HM Aswin (kedua dari kiri) bersama pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia – Asita. (dok/humasprov kaltim). 

 

Berita Terkait