Kalimantan Timur
Pameran dan Kaltim Expo 2015

Simpati Warga Terlihat dari Besarnya Transaksi Perdagangan

 SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal mengatakan dengan meningkatnya perputaran uang dari transaksi masyarakat selama penyelenggaraan pameran pembangunan dan Kaltim Expo 2015 mencapai Rp6 miliar menjadi  bukti bahwa rakyat sangat simpati untuk melihat informasi program pembangunan Kaltim.

Bukan sekedar menampilkan program pembangunan pemerintah, pameran juga menjadi media yang baik untuk memberikan informasi pembangunan kepada masyarakat, termasuk mengenal produk-produk unggulan daerah. 

“Saya pikir ini tanda bahwa apa yang dilakukan pemerintah daerah mendapat sambutan baik masyarakat. Dengan menampilkan perkembangan program pembangunan pemerintah, masyarakat percaya. Dengan demikian ke depan pemerintah terus bertekad menyelesaikan program yang dianggap perlu dituntaskan guna memberikan manfaat bagi orang banyak,” kata Mukmin Faisyal di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (26/8).   

Meski mendapatkan antusias masyarakat, tetapi pemerintah tetap melakukan evaluasi apa yang menjadi kekurangan dalam penyampaian informasi tersebut. Dengan demikian, kemajuan pembangunan dapat disampaikan secara lebih jelas dan transparan.

Melalui pameran tersebut, pemerintah melalui SKPD masing-masing dapat menyampaikan hasil kerja yang dilakukan selama periode pemerintahan saat ini. “Jadi, apa yang dilakukan pemerintah dapat dinilai langsung masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, melihat perkembangan pembangunan pemerintah saat ini, ternyata perekonomian Kaltim berkembang kian pesat, seiring dengan banyaknya investor yang tertarik menanamkan modal di Kaltim. Seiring dengan potensi sumber daya alam Kaltim yang berlimpah.

Karena itu, ke depan melalui informasi yang disampaikan, diharapkan menarik investor lebih banyak, termasuk investor dalam negeri dan bila perlu bisa menggugah minat para pengusaha daerah untuk menggeluti berbagai bidang usaha sesuai potensi yang tersedia.

“Sebagai wujud mendukung meningkatnya jumlah investor yang menanamkan modal di daerah, Pemprov Kaltim melalui Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) berusaha memberi layanan terbaik pada investor menyangkut kepastian hukum, waktu dan kemudahan layanan,” ujarnya.

Menurut dia, dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah, diharapkan akan berdampak pada terciptanya lapangan kerja baru sehingga mampu mengatasi lonjakan angka pengangguran dan kemiskinan akibat melemahnya usaha di sektor pertambangan batu bara yang belakangan ini.

“Bukan hanya itu, kami mengajak agar masyarakat untuk terus bekerja keras, sesuai motto yang digaungkan Presiden Joko Widodo dalam memperingati HUT ke-70 Kemerdekaan RI, yakni “Ayo Kerja,” tegas Mukmin. (jay/sul/es/adv)

///FOTO : Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal menyerahkan penghargaan kepada salah satu pemenang stan pelayanan informasi terbaik yang diterima Kepala Biro Humas & Protokol Setprov Kaltim S. Adiyat.(jaya/humasprov)

 

Berita Terkait