Kalimantan Timur
Pembangunan Lamin Adat Dayak Kaltim Dilanjutkan Gubernur : Perusahaan Harus Bergotong Royong Membant

 

Pembangunan Lamin Adat Dayak Kaltim Dilanjutkan Gubernur : Perusahaan Harus Bergotong Royong Membantu

 

SAMARINDA - Setelah  groundbreaking tahun 2014 lalu, pembangunan Lamin Adat Dayak Kaltim dilanjutkan. Terkait hal tersebut Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menghimbau kepada perusahaan yang beroperasi di Kaltim bisa bergotong-royong  membantu  menyelesaikan pembangunannya. 

 

"Sebenarnya pembangunan Lamin Adat Dayak Kaltim sudah dimulai sejak 2014 lalu dan sekarang akan dilanjutkan kembali. Saya imbau  perusahaan-perusahaan di daerah ini bergotong-royong membantu menyelesaikan pembangunannya," kata Awang Faroek Ishak saat menerima Ketua Adat Dayak Provinsi Kaltim Dr Edy Gunawan dan jajaran serta  beberapa pimpinan forum lainnya di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (10/8). 

 

Bantuan bisa diberikan dari program corporate sosial responsibility (CSR).  Pasalnya pembangunan tidak mungkin hanya menunggu kucuran APBD Kaltim. Sekarang sudah ada yang memulai dukungan  untuk melanjutkan pembangunan yakni dari PT Total E&P Indonesie sebesar Rp 1 miliar. 

 

"Oleh karena itu, saya harap perusahan baik dari perminyakan, pertambangan batu bara atau perkebunan bisa peduli membantu menyelaesaikan pembangunannya. Tidak usah ratusan perusahaan, 10 saja dengan menyumbang masing-masing Rp1 miliar sudah bisa selesai," ujarnya. Gubernur juga meminta kepada perusahaan untuk membuktikan kegotong-royongan, karena dengan kegotong-royongan banyak yang bisa dilakukan untuk kepentingan semua suku masyarakat di Kaltim.

 

"Pembangunan Lamin Adat Dayak Kaltim diharapkan tidak saja untuk pelestarian seni dan budaya Dayak, tetapi juga untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) anak-anak pedalaman dan perbatasan yang sebenarnya tidak kalah dengan anak-anak kota. Mereka juga harus  diberikan kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan," papar Awang Faroek. 

 

Sementara Ketua Adat Dayak Provinsi Kaltim Dr Edy Gunawan yang juga ketua penyelenggara pembangunan ini memaparkan   rencana tindak lanjut pembangunan gedung lamin adat dayak Kaltim bertingkat tiga dengan alokasi anggaran sebesar Rp30 miliar. Lokasinya di Jalan Ki Hajar Dewantara Kelurahan Gunung Kelua Samarinda Ulu atau disamping Gedung Sekretariat Bersama Forum Kebangsaan Kaltim. (mar/sul/ri/humasprov)

 

Berita Terkait