Kalimantan Timur
Pembangunan PEP Kaltim Terus Berlanjut

Asisten Bidang Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Ichwansyah ketika memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan PEP Kaltim. (yuvita/humasprov)

SAMARINDA - Pemprov Kaltim meyakinkan kepada masyarakat dan Kementerian ESDM dan Kementerian Risetdikti bahwa pembangunan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Kaltim di lahan PT Insani Bara Perkasa di Wilayah Palaran Samarinda seluas 10 hektar (Ha) terus berlanjut.

Asisten Bidang Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setprov Kaltim Ichwansyah mengatakan Pemprov Kaltim berkeyakinan pembangunan di lahan PT Insani Bara Perkasa dapat terwujud.  

"Karena saat ini, lahan yang telah tersedia dengan status bebas seluas 5,1 hektar dan PT Insani Bara Perkasa diminta untuk dapat meningkatkan status lahan yang sudah bebas menjadi sertifikat hak milik," kata Ichwansyah usai memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan Kampus PEP Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (15/8).

Ichwansyah mengatakan PT Insani dan Tim PEP Pemprov Kaltim akan melakukan koordinasi bersama BPN di akhir Agustus 2018 untuk percepatan proses sertifikasi lahan yang sudah bebas. 

Selanjutnya, progres pembangunan Politeknik Energi dan Pertambangan harus tetap berjalan dengan ketersediaan lahan yang sementara ada seluas 5,1 Ha, sesuai DED yang telah disusun oleh Tim PEP Kementerian ESDM.

"Karena itu, mendukung suksesnya pembangunan ini, pendanaan pembangunan PEP Kaltim selain bersumber dari APBN akan diupayakan ada kontribusi dari pihak ketiga atau perusahaan-perusahaan pertambangan migas dan petrokimia yang ada di Kaltim," jelasnya. 

Selain itu, mengenai groundbreaking diharapkan bisa dilaksanakan pada September tahun ini, baik dilakukan Gubernur Kaltim maupun Kementerian ESDM.

Hadir rapat koordinasi Kepala Dinas ESDM Kaltim Wahyu Widhi Heranata, Kepala Balitbangda Kaltim Eddy Kuswadi, Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Amrullah, Kepala Biro Infrastruktur dan SDA Setprov Kaltim Lisa Hasliana, jajaran Disdik Kaltim, perwakilan Biro Humas Setprov Kaltim dan manajemen PT Insani Bara Perkasa. (jay/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait
AFI : Perlu Evaluasi Pegawai Mangkir
AFI : Perlu Evaluasi Pegawai Mangkir

05 Agustus 2014 Jam 00:00:00
Pemerintahan

Berita Foto
Berita Foto

10 Februari 2015 Jam 00:00:00
Pemerintahan