Kalimantan Timur
Pengambilan Sumpah dan Janji 403 ASN Pemprov Kaltim


 

Gubernur: Momentum Tingkatkan Kinerja dan Prestasi

SAMARINDA - Sebanyak 403 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim melakukan sumpah dan janji sebagai abdi negara. Sumpah janji dilakukan di hadapan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak.

Saat menyampaikan amanat, Gubernur Awang Faroek menegaskan  pegawai ASN yang sudah mengucapkan sumpah dan janji diminta terus meningkatkan kinerja dan prestasi. Setiap pegawai harus terus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri dalam rangka mewujudkan menyelenggaraan pemerintahan yang bersih, baik dan berwibawa. 

"Pemprov Kaltim memerlukan aparatur yang siap bekerjasama,  bisa bekerja keras dan mengabdi tanpa pamrih. Tidak menunggu perintah baru mau bekerja. Pegawai harus kreatif, inovatif, mampu bergerak cepat, serta tanggap dalam mengatasi setiap permasalahan," tegas Awang Faroek Ishak  pada  pengambilan sumpah/janji ASN di lingkungan Pemprov Kaltim yang dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (2/11).

Dikatakan, lafal sumpah atau janji yang baru saja diucapkan  nantinya akan dimuat pula dalam berita acara sumpah/janji yang masing-masing akan menerimanya.

Sumpah dan janji ini hendaknya secara sungguh-sungguh dipahami, diinternalisasikan dalam diri serta diamalkan dalam setiap tugas jabatan selama aktif melaksanakan tugas sebagai ASN di manapun berada.

Sumpah atau janji yang ASN lakukan, lanjut Awang Faroek seharusnya tidak dipandang sebagai formalitas belaka yang tidak mempunyai makna apa-apa. Sebaliknya, sumpah atau janji tersebut hendaknya dipandang sebagai titik awal komitmen  pegawai sebagai pelayan masyarakat dan sebagai bagian dari unsur aparatur negara.

"Sebagai pelayan masyarakat, pegawai harus mampu memberikan pelayanan terbaik. Sementara sebagai salah satu unsur aparatur negara, para pegawai  harus mampu menjadi perekat dan menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Awang Faroek.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim  HM Yadi Robyan Noor mengatakan, ASN di lingkungan Pemprov Kaltim yang diambil sumpah dan janji sebanyak 403 orang. Mereka berasal dari formasi honor katagori 1 (K1) yaitu pegawai honor  yang bekerja di instansi pemerintah dan dananya dari instansi pemerintah, kemudian honor K2 yaitu pegawai yang bekerja di instansi pemerintah tapi dananya non APBD dan APBN. Selain itu ada juga formasi umum dan formasi khusus untuk IPDN.

Untuk formasi K1, lanjut Roby pengangkatannya  pada tahun 2008 sampai dengan 2012. Sedangkan pada 2013 ada formasi umum yang jumlahnya 169 orang termasuk 61 dokter yang hari ini ikut mengambil sumpah. Sementara formasi untuk IPDN setiap tahun selalu ada pengangkatan dan menjadi bagian dalam pengambilan sumpah dan janji kemarin. 

"Selain itu, ASN yang dulu belum diambil sumpahnya juga  kami panggil  untuk bersama-sama diambil sumpah/janjinya hari ini, sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 403 orang," kata Roby yang juga mantan Karo Humas dan Protokol Setprov Kaltim itu. (mar/sul/humasprov

Berita Terkait