Kalimantan Timur
Peringatan Hari Bela Negara ke-69 Rusmadi : Mari Lakukan Aksi Nyata Membela Negara

Sekprov Rusmadi menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-69. (seno/humasprov kaltim)

 

Peringatan Hari Bela Negara ke-69 Rusmadi : Mari Lakukan Aksi Nyata Membela Negara 

 

SAMARINDA - Sejarah telah mencatat bawa membela negara bukan hanya dapat dilakukan dengan kekuatan senjata, akan tetapi  membela negara juga dapat dilakukan dalam bentuk lain seperti pengabdian  di berbagai bidang. "Oleh karena itu pada momentum peringatan Hari Bela Negara yang ke-69 tahun 2017, mari lakukan aksi nyata dalam bela negara," kata Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi saat membacakan sambutan Presiden RI Joko Widodo pada  peringatan Hari Bela Negara ke-69 tahun 2017 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (19/12).

 

Rusmadi mengatakan tantangan terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah maupun keselamatan bangsa Indonesia, tidak lagi bersifat tradisional melainkan sudah bersifat multidemensional dan berada  di setiap lini kehidupan. "Oleh sebab itu, bentuk aktualisasi kecintaan kepada tanah air atau patriotisme  dan nasionalisme, tentu jauh berbeda dengan era perjuangan para pendahulu kita," ujarnya. 

 

Ditambahkan, tantangan yang dihadapi ke depan semakin kompleks, kemudahan dan kecanggihan akses digitalisasi internet telah mengubah lanskap  politik, ekonomi dan sosial budaya. Sehubungan dengan itu, Rusmadi  mengajak seluruh generasi muda senantiasa kritis terhadap upaya-upaya  memecah belah bangsa, merendahkan  martabat bangsa, dan senantiasa  waspada  terhadap upaya infiltrasi ideologi dengan cara-cara  yang sangat halus  dan kekinian. 

 

"Generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa masa mendatang, harus cinta tanah air, menjaga NKRI dan menjadi yang terbaik di bidangnya masing-masing. Itulah panggilan kebangsaan bela negara di masa sekarang," kata Rusmadi. Semangat dan upaya bela negara di era sekarang ini, lanjut Rusmadi harus diwujudkan untuk menjadi yang terbaik di bidang masing-masing. Dimanapun berada, apapun profesinya, semua punya hak dan kewajiban dalam membela negara.

 

"Saya berharap agar para kader bela negara yang ada di berbagai daerah dapat menyebarkan nilai-nilai bela negara  kepada lingkungannya masing-masing. Kita menginginkan bela negara menjadi sebuah kesadaran nasional sebagai bentuk tanggu jawab kita semua dalam mempertahankan negara," papar Rusmadi. Acara dihadiri para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD)  lingkup Pemprov Kaltim, perwakilan Korem dan Polresta,  tokoh masyarakat dan  tokoh pemuda,  mahasiswa dan pelajar. (mar/sul/ri/humasprov)  

 

Berita Terkait